Disdag Kudus Gelar Pembinaan Ekspor bagi Pelaku Usaha


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus terus berupaya memperluas jangkauan pasar bagi para pelaku usaha lokal, agar mampu menembus pasar global. Sebagai langkah konkret, Disdag Kudus menggelar kegiatan pembinaan ekspor bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Kudus, Selasa (29/9).

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Mohammad Fitriyanto, menyatakan bahwa inisiatif ini diambil sebagai respons atas kondisi ekonomi yang saat ini dinilai masih menantang. Serta adanya tren penurunan daya beli masyarakat di tingkat lokal. Menurutnya, pasar internasional atau ekspor menjadi peluang emas yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha daerah.

‘’Produk-produk dari pelaku usaha di Kabupaten Kudus ini sebenarnya sangat berkualitas dan unik. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan daya beli domestik yang menurun, pangsa pasar ekspor adalah kesempatan besar. Kami ingin mendorong agar usaha mereka yang semula di tingkat lokal bisa naik kelas ke tingkat global,’’ ujar Fitriyanto, Selasa siang.

Baca juga:  Banjir dan Longsor Melanda Pati, 14 Kecamatan Terdampak

Sambungnya, antusiasme peserta dalam pembinaan ini tergolong tinggi. Karena keterbatasan kapasitas ruang acara, Dinas Perdagangan menyelenggarakan kegiatan ini secara hybrid. Sebanyak 35 pelaku usaha hadir secara langsung melalui tatap muka di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung D Pemkab Kudus. Sementara puluhan peserta lainnya mengikuti secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.

‘’Pelaku usaha yang berpartisipasi kali ini dari berbagai sektor, mulai dari fashion (konveksi), kriya, hingga sektor ekonomi kreatif non-kriya lainnya,’’ imbuhnya.

Untuk memberikan materi yang komprehensif, Disdag Kudus menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Adalah perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah, Suci Baskoro Wati.

Kemudian Jalian Setiarso, selaku Koordinator Tenaga Teknis pada Pengelola Export Center Surabaya dibawah Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor pada Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

Baca juga:  170 Pendaftar Job Fair Resmi Bekerja

Dalam kesempatan tersebut, Fitriyanto membeberkan bahwa peta ekspor Kabupaten Kudus sejauh ini masih didominasi oleh korporasi atau pengusaha besar, seperti PT Djarum (produk rokok dan kopi anak perusahaan), PT Sukun, Polytron, hingga PT Pura Barutama.

‘’Komoditas yang dikirim pun bervariasi, mulai dari produk furniture, rokok, hingga produk manufaktur lainnya dengan negara tujuan ke Timur Tengah hingga Eropa,’’ jelasnya. (han/rit)


TERKINI

Suporter Macan Muria Tuntut Manajemen Dievaluasi

Museum Kretek Bersiap jadi Pusat Wisata Unggulan

Relokasi Pedagang Eks Ngasirah Ditarget Akhir Bulan

Api Belum Padam, TPS Plosojenar Ditutup Sementara

Rekomendasi

...