Warga Bumirejo Protes Jalan Rusak, Pemkab Pati Anggarkan Rp1,7 Miliar


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menyiapkan anggaran Rp1,7 miliar melalui APBD Perubahan 2026 untuk memperbaiki ruas jalan Bumirejo-Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Margorejo, yang mengalami kerusakan.

Perbaikan tersebut diprioritaskan pada titik-titik kerusakan terparah, terutama di wilayah Dukuh Blado, Desa Bumirejo. Panjang ruas yang akan ditangani sekitar 1,2 kilometer.

Kepastian perbaikan itu disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, Senin (5/10).

“Perubahan anggaran 2026 ini sudah dialokasikan Rp1,7 miliar. Ini tinggal menunggu perubahan anggaran disahkan kemudian baru bisa dilakukan pemilihan penyedia,” kata Hasto.

Menurutnya, APBD Perubahan 2026 diperkirakan disahkan pada pertengahan Oktober. Setelah itu, DPUTR akan melakukan proses pemilihan penyedia sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Targetnya paling lambat awal November sudah mulai pelaksanaan,” ujarnya.

Baca juga:  Sam’ani Janji Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kudus

Hasto menjelaskan, penanganan jalan akan dilakukan dengan pelapisan aspal hotmix. Namun, perbaikan belum mencakup seluruh ruas Bumirejo-JLS karena pelaksanaan disesuaikan dengan skala prioritas dan tingkat kerusakan.

Sebelumnya, warga Dukuh Blado memasang sejumlah spanduk bernada sindiran di sepanjang jalan yang rusak. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes lantaran kondisi jalan tak kunjung mendapatkan penanganan selama lebih dari satu tahun.

Seorang warga Bumirejo, Roni, mengatakan kerusakan jalan telah membuat warga geram. Menurutnya, masyarakat sebelumnya telah menyampaikan keluhan kepada pemerintah desa.

“Ini katanya kepala desa, jalan ini milik kabupaten. Warga sudah pernah mengadu ke Pak Kades,” ujarnya.

Pemasangan spanduk, lanjut Roni, dilakukan agar pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut.

“Harapannya diperbaiki, supaya tidak ada kecelakaan. Kalau jalan halus kan enak,” katanya.

Baca juga:  Kudus Rebut Juara Umum Pra POPDA Zona III Jateng

Kepala Desa Bumirejo, Abdul Hadi, membenarkan bahwa pihaknya telah mengusulkan perbaikan jalan tersebut kepada DPUTR Pati sebanyak dua kali.

Hadi juga mengaku telah bertemu langsung dengan Kepala DPUTR Pati, Riyoso. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya mendapat informasi bahwa perbaikan akan dialokasikan melalui APBD Perubahan 2026.

“Kami sudah ketemu Pak Riyoso sudah dijanjikan untuk diperbaiki di anggaran perubahan nanti, bulan November. Informasinya seperti itu,” jelas Hadi.

Ia mengatakan kerusakan jalan mulai terjadi menjelang Lebaran. Pemerintah desa sempat melakukan perbaikan seadanya, tetapi kondisi jalan kembali memburuk setelah diterpa musim hujan.

“Itu rusaknya jelang Lebaran, waktu Lebaran sudah kami perbaiki untuk hanya perbaikan. Terus ada musim hujan rusak lagi, kami hanya bisa merawat membantu seperti itu,” tandasnya. (Ida/rit)


TERKINI

Destana Ngembal Kulon Konsisten Jaga Warga

Rekomendasi

...