Akademi Persib Pati Juara IFC U-17, Chandra Dorong Pemain Tembus Level Internasional


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Prestasi Akademi Persib Pati yang berhasil meraih juara Indonesia Football Championship (IFC) U-17 di Bali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mendorong para pemain terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Pesan tersebut disampaikan Chandra saat menerima kunjungan Akademi Persib Pati di Ruang Pringgitan Kabupaten Pati, Senin (12/10). Ia meminta para pemain tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih, melainkan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang.

“Kesempatan pasti ada, tetapi dengan berlatih secara intensif, barulah kita punya peluang menuju yang lebih baik,” tegasnya.

Menurut Chandra, usia muda merupakan masa penting untuk mengasah kemampuan dan membangun prestasi. Karena itu, kedisiplinan dan konsistensi dalam berlatih harus terus dijaga agar para pemain mampu mencapai potensi terbaiknya.

“Tidak ada prestasi yang diraih dengan mudah tanpa latihan. Terus berlatih, jangan sampai semangatnya kendor. Kalian masih punya kesempatan besar untuk berkembang,” ujarnya.

Selain menekankan pentingnya latihan, Chandra mengingatkan para pemain agar tidak mengabaikan pendidikan. Menurutnya, kemampuan di lapangan harus diimbangi dengan prestasi akademik sebagai bekal menghadapi masa depan.

Baca juga:  Pemkab Kudus Siapkan Tim Khusus Pendamping Guru

“Jangan hanya fokus pada sepak bola, sekolah juga harus diperhatikan. Kalian harus menjadi pemain yang cerdas, baik di lapangan maupun di sekolah. Kurangi waktu bermain game dan gunakan untuk latihan fisik,” pesannya.

Di sisi lain, Pemkab Pati berkomitmen mendukung perkembangan olahraga melalui pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi. Sejumlah agenda olahraga dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, meliputi sepak bola, futsal, tenis, dan voli.

Pemkab juga merencanakan penambahan dua agenda olahraga pada 2027 yang akan diselenggarakan setiap enam bulan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi atlet lokal untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur hasil pembinaan melalui kompetisi.

“Kita ingin olahraga di Pati terus berkembang. Pembinaan harus berjalan, kompetisi harus ada, dan pemain muda harus memperoleh ruang untuk menunjukkan kemampuannya,” kata Chandra.

Ia juga mendorong klub-klub sepak bola di Kabupaten Pati untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi agar semakin dikenal masyarakat luas. Dengan pembinaan berkelanjutan dan dukungan berbagai pihak, klub lokal diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan menembus kompetisi yang lebih tinggi.

Baca juga:  Produk UMKM Kudus Go Pasar Luar Negeri

Chandra menilai, keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya diukur dari gelar juara, tetapi juga dari kemampuan melahirkan pemain berkualitas yang dapat bersaing di tingkat nasional.

“Lebih membanggakan jika pemain tumbuh dan berkembang dari bawah hingga mampu membela tim nasional. Saya berharap suatu saat klub-klub Pati bisa go international dan pemainnya menjadi bagian dari tim nasional Indonesia,” ungkapnya.

Chandra berharap prestasi Akademi Persib Pati di ajang IFC U-17 menjadi awal untuk meraih pencapaian yang lebih besar. Ia juga mendorong akademi tersebut mengikuti kompetisi dengan level lebih tinggi, termasuk berharap dapat menyaksikan mereka berlaga di partai final ajang ASEAN di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.

Prestasi Akademi Persib Pati tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi klub dan akademi sepak bola lainnya di Kabupaten Pati untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan pemain usia muda.(ida/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...