Enam Tim Organisasi Kemahasiswaan UNDIP Raih Pendanaan Nasional Program PPK Ormawa, Bukti Mahasiswa Berdampak untuk Desa


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang kembali mengukir tinta emas. Kali ini lewat 6 tim organisasi kemahasiswaan UNDIP berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2026 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Diktisaintek RI.

Keputusan tertuang dalam Surat Dit.Pembelajaran & Kemahasiswaan No. 1752/DST/B2/DT.01.01/2026 tanggal 21 Mei 2026. Enam sub-proposal dari berbagai ormawa UNDIP dinyatakan lolos. Capaian ini menegaskan komitmen mahasiswa UNDIP merancang program pengabdian yang inovatif, solutif, dan berkelanjutan untuk masyarakat.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. mengaku bangga dengan prestasi yang telah diraih ini.


“Capaian ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Saya mengapresiasi mahasiswa, dosen pendamping, dan seluruh tim yang telah bekerja keras hingga berhasil memperoleh pendanaan nasional. Kini tantangan berikutnya adalah memastikan setiap program dapat memberikan dampak yang terukur, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang didampingi” ujarnya.

Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M. menyampaikan apresiasi kepada keenam tim yang lolos pendanaan sekaligus mengingatkan bahwa keberhasilan ini membawa tantangan baru yang harus dijawab dengan kerja nyata merealisasikan apa yang telah dituliskan dalam sub-proposal.

Keberhasilan pendanaan PPK Ormawa UNDIP tahun 2026 juga tidak lepas dari dukungan Tim Task Force PPK Ormawa UNDIP. Ir. Daud Samsudewa, S.Pt., M.Si., Ph.D., IPM. Selaku perwakilan Tim Task Force PPK Ormawa UNDIP menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa UNDIP yang berhasil memperoleh pendanaan nasional.

“Kami Task Force Universitas Diponegoro sangat bersyukur atas capaian Undip yang lolos 6 tim PPK Ormawa. Selanjutnya kita akan berjuang bersama untuk memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat yang didampingi sekaligus menjunjung nilai Undip untuk lebih bermartabat dan bermanfaat. Untuk Ormawa Undip yang lain diharapkan lebih meningkatkan pendampingan di masyarakat agar Undip lebih bermartabat dan bermanfaat bagi masyarakat!” Ujarnya.

Baca juga:  2.117 Petugas Keamanan Tempat Ibadah Diberi Honor

Tim pelaksana PPK Ormawa UNDIP mengaku bahagia dengan capaian ini. Salah satu perwakilan tim menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. “Bagaikan pintu yang membuka langkah baru bagi kami, kesempatan lolos pendanaan PPK Ormawa Undip menjadi momen yang penuh rasa syukur dan kebanggaan. Kesempatan ini tidak hanya menandai keberhasilan dari proses panjang yang telah kami perjuangkan, tetapi juga menjadi awal bagi kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui implementasi program yang telah dirancang. Setiap proses yang dijalani memberikan banyak pelajaran tentang arti perjuangan, kerja sama, dan ketulusan dalam mengabdi. Bagi saya, dapat terjun langsung dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat adalah hal yang jauh lebih berharga daripada sekadar sebuah pencapaian.,” ujar Grace Alice Tiantya Putri dari BEM FEB UNDIP.

Mahasiswa Tim Pelaksana PPK Ormawa juga menilai bahwa proses penyusunan proposal hingga seleksi akhir menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kolaborasi, serta kemampuan problem solving di tengah masyarakat.

SMART FARMING BERKELANJUTAN: Tim Studi Teknik, Fakultas Teknik, UNDIP program “SAHABAT TANI” mengembangkan teknologi pengendalian hama untuk Smart Farming Berkelanjutan di Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. FOTO:IST/DOK. FORUM STUDI TEKNIK

Adapun enam tim PPK Ormawa Universitas Diponegoro yang berhasil memperoleh pendanaan, yaitu:

  1. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIP), Universitas Diponegoro melalui program “Pemberdayaan Desa Lanjan melalui Hilirisasi Kopi Sejiwa Lan Java dalam Program Gerakan Kopi Bedaya (GKB) Guna Menciptakan Desa Wirausaha Berkelanjutan”. Tim ini diketuai oleh Listianisa dan dosen pendamping Damaris Bernike Bellastuti, M.A.
  2. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) S1 Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro melalui prpgram “NATHER: Inovasi Banana Bio-Leather melalui Pemberdayaan Ecopreneur untuk Menciptakan Ekonomi Berkelanjutan Desa Banyumeneng”. Tim ini diketuai oleh Kenneth Achmad Alfariz dan dosen pendamping Rendy Ega Pradhana, M.A.B.
  3. Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro melalui program “SRIKANDI Naik Kelas: Transformasi Kelembagaan dan Ekspansi Pasar Pispong Kelurahan Pongangan Menuju Unit Usaha Berdampak dan Berkelanjutan”. Tim ini diketuai oleh Adit Maulana dan dosen pendamping Dr. Tutik Dalmiyatun, S.Pt., M.Sc.
  4. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (BEM FEB), Universitas Diponegoro melalui program “Transformasi Desa Bejaten Menuju Desa Cerdas, Berdaya, dan Berkelanjutan Melalui Pojok Literasi MENITI (Mentari Cendekia, Nawasena Tani, Titian Wirausaha). Tim ini diketuai oleh Grace Alice Tiantya Putri dan dosen pendamping Mohamad Egi Destiartono, SE., M.SE.
  5. Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HUMAKUA), Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Diponegoro melalui program “WE-SMARTA: Implementasi Smart Aquaculture untuk Optimalisasi Kualitas Air dan Produktivitas Budidaya Ikan di Desa Wedung, Demak”. Tim ini diketuai oleh Anzilatun Nuroniyah dan dosen pendamping Dr. Restiana Wisnu Ariyati, S.Pi., M.Si.
  6. Forum Studi Teknik, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro melalui program “SAHABAT TANI: Sistem Cerdas Pengendalian Hama Tikus Berbasis Ultrasonik dan Biopeptisida dengan Energi Surya untuk Smart Farming Berkelanjutan Desa Brongkol”. Tim ini diketuai oleh Umbu Gita Nissidhei Zendrato dan dosen pendamping Enda Wista Sinuraya, ST., MT.
Baca juga:  Haul KH Raden Asnawi, Taj Yasin: Sosok yang Mampu Warnai Kehidupan Spiritual di Kudus

Diketahui PPK Ormawa merupakan program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang bergengsi di kalangan mahasiswa, dan bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi kemahasiswaan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan.

Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan pemecahan masalah, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan pengabdian.

Capaian ini sekaligus memperkuat posisi UNDIP sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong pengembangan soft skills mahasiswa melalui program pengabdian masyarakat berbasis inovasi dan kolaborasi lintas disiplin. Melalui keberhasilan pendanaan PPK Ormawa 2026 ini, UNDIP optimis dapat terus melahirkan mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat luas sesuai dengan semangat “UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat”. (kom/muz)


TERKINI

Rekomendasi

...