Dorong Riset Berkualitas, Prodi S1 Teknik Informatika UNW Gelar Workshop Strategi Lolos Hibah Penelitian 2027


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas dan kapasitas penelitian tenaga pengajar. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “Strategi Jitu Lolos Hibah Penelitian Kompetitif Bidang Informatika di Tahun 2027” yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026) itu.

Workshop yang ditujukan bagi seluruh dosen Prodi S1 Teknik Informatika UNW ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang riset dan pengabdian masyarakat, yakni Prof. Dr. Muljono, S.Si., M.Kom., yang merupakan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS).

Ketua Program Studi S1 Teknik Informatika UNW, Sri Mujiono, S.Kom., M.Kom., menegaskan bahwa agenda ini dirancang sebagai pemicu (trigger) bagi para dosen untuk terus memperluas kontribusi nyata ilmiahnya.

Baca juga:  Suami Bekerja Swasta Dan Ibu Juminah Berjualan Mundur Dari PKH

Menurutnya, penguatan kapasitas riset menjadi kunci agar dosen mampu melahirkan gagasan inovatif yang solutif serta relevan dengan kebutuhan masyarakat luas.

“Melalui penguatan kapasitas riset ini, kami berharap para dosen tidak hanya meningkatkan kualitas penelitiannya, tetapi juga mampu mengembangkan ide-ide inovatif yang memiliki dampak besar dan kebermanfaatan nyata bagi dunia akademis maupun masyarakat,” ujar Sri Mujiono.

Prof. Dr. Muljono, S.Si., M.Kom saat memberikan pemaparan dalam workshop “Strategi Jitu Lolos Hibah Penelitian Kompetitif Bidang Informatika di Tahun 2027”. FOTO:IST/JATENGPOS

Dalam sesi pemaparan materi, Prof. Dr. Muljono membedah secara mendalam berbagai aspek mendasar yang menentukan keberhasilan proposal riset di tingkat nasional.

Ia menyoroti pentingnya kelengkapan administrasi serta pembaruan profil peneliti pada portal Science and Technology Index (SINTA), yang kerap menjadi indikator awal penilaian oleh reviewer.

Lebih jauh, Prof. Muljono menggarisbawahi bahwa kekuatan substansi sebuah proposal sangat bergantung pada kualitas rujukan ilmiah dan rekam jejak peneliti.

Baca juga:  Ledakan di Ruang Produksi PT Raw Botanical, Satu Tewas dan Delapan Luka

“Penggunaan referensi ilmiah bereputasi, seperti artikel terindeks Scopus dalam kurun waktu lima tahun terakhir, menjadi poin krusial untuk memperkuat landasan teori. Selain itu, penulisan rekam jejak (track record) yang jelas akan meyakinkan penilaian bahwa tim peneliti memang memiliki kapasitas untuk mencapai target luaran yang direncanakan,” jelas Kepala LPPM Udinus tersebut.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, Prodi S1 Teknik Informatika UNW optimistis para dosennya makin siap bertarung dalam kompetisi pendanaan hibah penelitian tahun 2027 mendatang.

Peningkatan kemampuan penyusunan proposal ini diharapkan mampu mendongkrak reputasi riset universitas sekaligus melahirkan berbagai inovasi teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...