26.3 C
Semarang
Kamis, 30 April 2026

Siswa SD Gelar Aksi Simpati Tragedi KRL Bekasi




JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Puluhan siswa SDN Gayam 5 menggelar aksi keprihatinan atas peristiwa kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi. Aksi ini dilangsungkan di Stasiun Sukoharjo dengan melibatkan sekitar 20 siswa yang berjalan kaki dari sekolah menuju stasiun, Selasa (28/4).

Sambil membawa poster hasil karya mereka sendiri, para siswa menunjukkan dukungan terhadap kinerja perkeretaapian Indonesia sekaligus mengungkapkan duka mendalam. Krisna, siswa kelas 5 SDN Gayam 5, menuturkan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan semangat dan doa agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Tadi kami memberikan bunga sebagai tanda duka cita untuk kejadian di Bekasi Timur. Kami suka naik kereta, jadi mendoakan agar tidak ada kecelakaan lagi supaya kita tidak takut naik kereta api,” ujar Krisna dengan nada tulus.

Baca juga:  Warga Serbu Bazar Murah CFD , Ada 20 Ribu Paket Serba Rp 10 Ribu

Kepala Sekolah SDN Gayam 5, Rika Purwanti, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan inisiatif spontan karena lokasi sekolah yang sangat dekat dengan Stasiun Sukoharjo. Menurutnya, anak-anak merasa memiliki ikatan emosional dengan moda transportasi tersebut.


“Selain berduka, kami ingin anak-anak tetap mencintai kereta api dan tidak merasa takut. Kebetulan saat kami datang, bertepatan dengan jam pulang sekolah siswa yang memang rutin menggunakan jasa kereta api,” kata Rika.

Sementara itu, pegiat literasi Danar Gatotkaca yang mendampingi aksi tersebut menambahkan bahwa sebelum menuju stasiun, para siswa terlebih dahulu melukis bertema kereta api dengan tulisan Pray for KRL Bekasi. Di lokasi, mereka membagikan buket bunga kepada kepala stasiun dan bunga mawar kepada masinis yang sedang bertugas.

Baca juga:  Gandeng TNI, Keraton Surakarta Mulai Pembersihan dan Inventarisasi Budaya

“Anak-anak bahkan ada yang memeluk kepala stasiun sambil mendoakan agar petugas selalu lancar menjalankan tugas. Kami berdoa bersama agar para korban di Bekasi diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Danar.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Stasiun Sukoharjo, Yoga Ajijaya Pratista, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa. Ia menilai kepedulian masyarakat, terutama generasi muda, merupakan kunci dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

“Terima kasih atas kepedulian adik-adik SDN Gayam 5. Di lintas Wonogiri-Sukoharjo ini terdapat empat perjalanan kereta setiap harinya, di mana penumpangnya didominasi oleh anak sekolah. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk senantiasa menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan,” pungkas Yoga. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...