30.7 C
Semarang
Minggu, 10 Mei 2026

Olimpiade ‘Dokter Kecil’ Hidupkan Kembali Geliat UKS




JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Upaya menghidupkan kembali geliat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) terus digencarkan. Sabtu (8/5), sebanyak 272 siswa dari 172 SD negeri dan swasta se-Kota Surakarta memadati SMPN 1 Surakarta untuk mengikuti ajang bergengsi Sukaba Junior Medical Olympiad 2026.

Kegiatan yang diinisiasi LKP Suluh Kasih Bangsa bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Surakarta serta KSM Ilmu Kesehatan Anak RSUD Dr. Moewardi ini, menjadi panggung bagi para siswa kelas 4 dan 5 untuk mengaktualisasikan pengetahuan mereka di bidang kesehatan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, S.STP, M.A.P., menegaskan bahwa olimpiade ini bukan sekadar lomba, melainkan upaya membentuk agen perubahan di lingkungan sekolah.

“Harapan kami, anak-anak ini menjadi penyampai informasi atau penyuluh kesehatan bagi dirinya sendiri maupun lingkungannya. Kesadaran kesehatan adalah landasan dasar yang harus ditanamkan sejak dini,” ujar Dwi Ariyatno yang juga bertindak sebagai juri.

Baca juga:  Riset Grup Sejarah Sosial FIB UNS Edukasi Budaya Warga Gentan

Dwi menambahkan, ajang ini seperti ajang lomba Dokter Kecil yang dulu sempat jaya, bisa menjadi pemantik agar unit UKS di tiap sekolah tidak lagi pasif. Kedepan, pihaknya berencana menjadikan pembekalan keterampilan medis ini sebagai agenda reguler.

“SDM-nya kita siapkan lewat wadah ini, seperti ‘Dokter Kecil’ kelembagaannya juga kita intervensi melalui profil UKS yang aktif,” imbuhnya.

Tak hanya bagi siswa, panitia juga menggelar sesi “Sukaba Edutalk” bagi orang tua dan guru pendamping. Ketua Panitia, dr. Enny Listiawati, menjelaskan bahwa sasaran kegiatan ini memang ganda: kompetisi bagi anak dan edukasi bagi pendamping.

“Kami ingin menggeliatkan kembali minat anak untuk menekuni karier di bidang kesehatan. Di sisi lain, orang tua diberikan pemahaman mendalam, salah satunya terkait inovasi pencegahan demam berdarah melalui vaksinasi dengue yang efektif diberikan mulai usia 4 tahun,” terang dr. Enny.

Baca juga:  Seminar Nasional Outlook Pertanian Indonesia 2022, Hadirkan Airlangga, Syahrul Yasin Limpo dan Bustanul Arifin

Dalam olimpiade ini, para peserta diuji melalui tiga materi utama, yakni pengetahuan umum seputar UKS dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), anatomi tubuh, hingga Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan Pertolongan Pertama Pada Penyakit (P3P).

“Antusiasme luar biasa. Sampai detik terakhir pendaftaran, peminat masih sangat tinggi. Ini bukti bahwa semangat anak-anak untuk menjadi ‘dokter kecil’ yang bermanfaat bagi teman sebaya mereka masih sangat besar,” pungkas dr. Enny. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...