Lantik Dua Direktur BUMD, Sigit Minta Ada Inovasi


JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN — Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, resmi melantik dua direktur definitif Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sragen di Aula Pemda Terpadu Sragen, Senin (21/9). Dua pejabat yang dilantik yakni Sriwanto sebagai Direktur BUMD Perbengkelan dan Suwarsono sebagai Direktur BUMD Percetakan.

Dalam arahannya, Bupati Sigit menekankan pentingnya pembenahan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) agar BUMD mampu beradaptasi di tengah dinamika ekonomi masyarakat yang makin berkembang.

“Pesan saya ringkas saja, perbaiki Good Corporate Governance di kedua BUMD ini dengan melandaskan resep yang sudah ada. Perbaiki sebaik-baiknya, kelola sebaik-baiknya untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya juga,” ujar Sigit tegas.

Bupati menjelaskan, BUMD saat ini menghadapi tantangan berbeda dibandingkan awal berdirinya. Perkembangan dunia usaha membuat BUMD harus mampu menyeimbangkan peran antara mendorong perekonomian publik tanpa mematikan usaha masyarakat.

“BUMD kita harus survive, harus bisa hidup untuk berkontribusi ke dalam pemerintahan secara lebih luas. Ini nanti bisa berguru pada senior-senior PLT direktur yang kemarin menjabat, bagaimana mendayung di antara dua karang, karang kepentingan pemerintah dan karang kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga:  Bulog Serap 3 Juta Ton Beras, Solo Raya Sumbang 65.700 Ton

Seusai pelantikan, Sigit menegaskan kehadiran direktur definitif ini diharapkan membawa angin segar berupa inovasi dalam tata kelola BUMD guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tentu ada target (PAD). Nanti kita diskusikan kembali dengan mereka melihat perkembangan situasi ekonomi saat ini. Yang penting ada peningkatan kontribusi mereka terhadap PAD,” tegasnya.

Merespons arahan Bupati, Direktur BUMD Perbengkelan, Sriwanto, menyatakan langkah awalnya adalah melakukan pemetaan internal serta pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Langkah awal kita akan lebih fokus ke bengkel. Kami akan melihat SDM-nya dulu, itu yang nomor satu akan kita perbaiki. Setelah itu, baru mengambil langkah-langkah untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat Sragen agar lebih mengenal bengkel terpadu ini,” ujar Sriwanto.

Baca juga:  PPKM Darurat, Intensitas jalan di Solo Menurun

Sementara itu, Direktur BUMD Percetakan, Suwarsono, menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan tingginya persaingan di industri percetakan. Pihaknya berencana meninjau langsung kondisi riil mesin, sistem pemasaran, hingga SDM di unit usahanya.

“Situasi saat ini teknologi berkembang luar biasa. Target kita memang meningkatkan pemasaran dan pendapatan untuk mensusport PAD Sragen. Dari hasil evaluasi nanti, jadi feedback untuk penyesuaian SDM maupun peremajaan mesin,” ungkap Suwarsono.

Suwarsono juga membocorkan rencana strategisnya untuk membawa BUMD Percetakan masuk ke ranah digital.

“Secara pribadi, saya ingin ada digital outdoor printing. Ini penting karena kebutuhan MMT, banner, dan sejenisnya belum ter-cover maksimal. Selain itu, kami mencoba memohon rekomendasi agar dinas dan instansi Pemkab Sragen dapat memprioritaskan layanan percetakan di BUMD kita,” tandasnya. (yas/rit)


TERKINI

OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham Bursa Efek

Rekomendasi

...