350 Paket Sembako Disalurkan di Desa Jambangan, 100 Paket Gratis untuk Warga Kurang Mampu


JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD) menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Jambangan, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Jumat (6/11).

Bantuan diserahkan dalam kegiatan pendampingan desa yang diamanahkan Gubernur Jawa Tengah kepada Biro BUMD Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah. Desa Jambangan dipilih karena masih banyak warganya yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan.

“Alhamdulillah pagi hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami di Biro BUMD Setda Provinsi Jawa Tengah, dapat amanah dari Pak Gubernur untuk mendampingi desa dampingan di mana desa tersebut masih membutuhkan bantuan, karena di situ banyak masyarakatnya yang masih kurang mampu,” ujar perwakilan Setda Provinsi Jawa Tengah, Ari Adi Wibowo.

Bersama PT BPR BKK Jateng, PT BPR BKK Karangmalang, dan PT SPHC, Pemprov Jateng menyerahkan paket sembako murah dan paket sembako gratis kepada warga.

Paket sembako murah senilai Rp150.000 dapat ditebus warga hanya dengan membayar Rp50.000. Bantuan ini diharapkan meringankan beban masyarakat di tengah dampak ekonomi global.

Baca juga:  Polresta Surakarta Amankan Sejoli Pelaku Buang Bayi di KA Sancaka

“Alhamdulillah hal ini membantu sekali masyarakat di tengah dampak ekonomi global yang luar biasa,” kata Ari.

Selain sembako, PT SPHC juga memberikan bantuan penanganan stunting berupa lima paket untuk posyandu. Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen melalui Puskesmas Mondokan turut melaksanakan program cek kesehatan gratis bagi warga.

“Harapan kami, bantuan ini benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran kepada masyarakat Desa Jambangan,” ujar Ari.

Pemilihan Desa Jambangan telah ditentukan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan penanggulangan kemiskinan (Taskin). Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah mendapat jatah mendampingi satu desa yang membutuhkan.

“Kami sudah ditentukan dari Biro Kesra, Biro Kesra Taskin, kemudian disebar masing-masing OPD. Semua OPD yang ada di Provinsi Jawa Tengah semua dapat jatah desa-desa yang membutuhkan. Makanya digarap satu desa, satu OPD, satu desa dampingan,” jelasnya.

Baca juga:  Polisi Amankan 73 Motor Knalpot Brong dan Balap Liar

Paket gratis diberikan khusus kepada warga dari desil 1 dan 2, yakni warga fakir miskin yang dipilih langsung oleh kepala desa karena paling mengetahui kondisi warganya. Sementara paket murah juga tidak dibagikan sembarangan, melainkan kepada warga pemegang kupon yang telah ditentukan.

“Untuk yang gratis, jelas masyarakat dari desil 1 dan 2, itu dari pemilihan kepala desa. Karena yang tahu persis jelas kepala desa, mana masyarakatnya yang kurang mampu. Jadi memang yang gratis benar-benar masyarakat tidak mampu,” kata Ari.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT BPR BKK Karangmalang Suparno mengatakan, pada kegiatan kali ini pihaknya menyalurkan 350 paket sembako, terdiri atas 100 paket gratis dan 250 paket murah.

“Pagi hari ini kita berikan sebanyak 350 paket sembako, yang 100 gratis untuk fakir miskin, kemudian 250 paket murah,” ujar Suparno.
(yas/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...