27 C
Semarang
Kamis, 15 Januari 2026

Seni Rupa Sinergi #3, Rayakan Kearifan Lokal Lintas Generasi

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) kembali menjadi saksi sinergi antara seniman, akademisi, dan pemerintah. Pameran Seni Rupa Sinergi #3, yang digagas oleh para alumni Seni Rupa ISI Surakarta, resmi dibuka pada Senin (8/9).

Mengusung tema “Local Wisdom: Lahirnya Kearifan Baru”, pameran ini menampilkan karya-karya yang merefleksikan nilai-nilai tradisi dengan sentuhan kontemporer.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, dan Wakil Rektor 3 ISI Solo Prof Sugeng Nugroho. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari berbagai pihak untuk mendukung ekosistem seni dan budaya di Solo dan sekitarnya.

Baca juga:  Libur Lebaran, Suraloka Jadi Primadona Wisatawan

Prosesi pembukaan berlangsung unik dan penuh makna. Wali Kota Respati Ardi tidak hanya memukul lonceng sapi sebagai simbol dimulainya pameran, tetapi juga berpartisipasi langsung dengan menggambar di atas kanvas bersama para seniman. Aksi ini menegaskan kedekatan dan dukungan penuh Wali Kota terhadap para kreator lokal.

“Pemerintah Kota Surakarta mendukung penuh agar kegiatan semacam ini terus tumbuh, sehingga seni rupa semakin dekat dengan masyarakat.”ujar Wali Kota Respati.

Hal senada juga disampaikan wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo. “Pameran ini adalah ruang yang menyatukan kreativitas, kearifan lokal, dan kolaborasi lintas generasi,” tandasnya.

Pameran ini menampilkan 50 karya dari seniman dua dan tiga dimensi lintas angkatan. Menurut kurator Gigih Wiyono, pameran ini menghadirkan “estetika paradoks,” di mana keindahan muncul dari kompleksitas dan kontradiksi.

Baca juga:  Disbudpar Kudus Genjot Penerimaan Daerah

Pameran ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus penghormatan kepada tiga perupa yang telah berpulang: Alm. Bagus Gulit, Alm. Budi Sutopo, dan Almh. Dr. Endang Widiyastuti. Tiga kanvas kosong dihadirkan sebagai simbol perjalanan dan dedikasi mereka di dunia seni rupa.

Pameran Seni Rupa Sinergi #3 akan berlangsung hingga 14 September 2025. Diharapkan pameran ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi seni, tetapi juga menjadi tempat refleksi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga identitas dan kearifan lokal di tengah arus globalisasi. (dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...