26 C
Semarang
Senin, 9 Februari 2026

Manasik Haji Terintegrasi jadi Bekal Kesiapan Calon Jemaah

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris membuka kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus Tahun 1447 H/2026, di Hotel @HOM Kudus, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan sebagai upaya memberikan layanan ibadah haji yang inklusif sekaligus membekali kesiapan calon jemaah haji Kabupaten Kudus.

Manasik haji terintegrasi tersebut dilaksanakan selama dua hari, 9–10 Februari 2026, dan diikuti seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kudus sebanyak 1.199 orang, terdiri atas 536 jemaah laki-laki dan 663 jemaah perempuan.

Dalam sambutannya, Sam’ani mengucapkan selamat kepada seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kudus Tahun 2026. Dirinya pun meminta penyelenggaraan manasik haji terintegrasi, dapat memberikan pemahaman menyeluruh agar jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk.

Baca juga:  Volume Ekspor Nonmigas di Kabupaten Jepara Naik 2,52%

“Melalui manasik haji ini, kami berharap jemaah mendapatkan bekal pengetahuan dan kesiapan sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik,” ujar Sam’ani.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengimbau calon jemaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Kabupaten Kudus selama menjalankan ibadah haji. Serta meminta doa dari para jemaah agar Kabupaten Kudus senantiasa diberikan keberkahan dan keselamatan.

Pihaknya menegaskan mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penugasan tenaga kesehatan untuk mendampingi jemaah haji Kabupaten Kudus.

“Kami berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Kudus, termasuk dengan menugaskan satu dokter dan dua perawat untuk mendampingi jemaah agar kesehatan tetap terjaga,” tegas Sam’ani.

Baca juga:  Akibat Lawan Arus, Pengendara Motor di Kudus Tewas Tertabrak Mobil

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus, Masruroh, menyampaikan bahwa manasik haji terintegrasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jemaah, baik dari sisi pemahaman manasik, kesiapan fisik, maupun mental.

“Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Manasik haji terintegrasi ini bertujuan memberikan pembekalan menyeluruh kepada calon jemaah, terutama dalam mewujudkan pelaksanaan ibadah haji yang ramah bagi lansia, disabilitas, dan perempuan,” kata Masruroh. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...