30 C
Semarang
Jumat, 13 Maret 2026

Pemkab Serahkan Bantuan Uang dan Beras untuk 1.573 Guru Non-ASN


JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sukoharjo menyalurkan bantuan kepada 1.573 pendidik dan tenaga kependidikan non-ASN.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, didampingi Ketua Baznas Sukoharjo Sardiyono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Havid Danang PW dan pejabat terkait di Gedung Taman Budaya Suryani, Selasa (10/3).

Apresiasi dalam program “Sukoharjo Peduli” ini diberikan kepada guru non-ASN dari jenjang PAUD/TK, SD, hingga SMP. Setiap penerima mendapatkan uang tunai sebesar Rp200.000 dan beras sebanyak 10 kg senilai Rp140.000. Total bantuan yang didistribusikan mencapai Rp534.820.000.

Bupati Etik Suryani menyampaikan bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memberikan perhatian lebih kepada para pejuang pendidikan yang belum berstatus ASN. Ia mengaku bangga atas dedikasi para guru yang tetap semangat mengajar meski dengan penghasilan rata-rata Rp300.000 per bulan.

Baca juga:  Bupati Rober Ajak Gotong Royong Bangun Karanganyar

“Semangat guru non-ASN ini luar biasa, bahkan bisa lebih dari yang ASN. Karena itu, kami bekerja sama dengan Baznas memberikan bantuan ini. Meskipun mungkin hanya cukup untuk beberapa hari, setidaknya ini wujud kepedulian pemerintah untuk meringankan beban ekonomi mereka,” ujar Bupati Etik.

Bupati juga mengapresiasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Pendidikan yang telah berkontribusi besar. Dari total zakat yang terkumpul, sebagian dikembalikan untuk menyejahterakan para ustadz dan tenaga pendidik di Sukoharjo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, Havid Danang, merinci total 1.573 penerima bantuan tersebut terdiri dari: Jenjang PAUD dan TK: 700 orang. Jenjang SD: 684 orang. Jenjang SMP: 189 orang.

Baca juga:  5.871 Orang Pasien COVID-19 di Boyolali Dinyatakan Sembuh

Havid menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan semangat kerja para pendidik agar tetap optimal menjalankan tugas di satuan pendidikan masing-masing.

“Tujuannya jelas, untuk memberikan dukungan moril dan materiil atas dedikasi mereka dalam menyelenggarakan program pendidikan di Sukoharjo. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial seperti Baznas terus diperkuat demi pemerataan kesejahteraan,” jelas Havid.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini berjalan lancar dan ditutup dengan suasana hangat. Melalui program ini, Pemkab Sukoharjo mengajak seluruh pihak untuk terus mendorong penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. (dea/rit)



TERKINI


Rekomendasi

...