Masjid Kartasura Rp 21 Miliar Bakal jadi Ikon Baru Sukoharjo


JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO — Kawasan eks Terminal Kartasura bakal segera memiliki wajah baru yang religius. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo secara resmi memulai pembangunan Masjid Kartasura yang ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking), Jumat (5/6).

Proyek infrastruktur keagamaan ini menelan anggaran sekitar Rp21 miliar dari APBD Sukoharjo 2026 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Berlokasi di kawasan strategis perbatasan Sukoharjo-Surakarta, tepatnya di Tegalan, Ngabeyan, masjid ini masuk dalam daftar Proyek Strategis Daerah Kabupaten Sukoharjo Tahun 2026.

Prosesi groundbreaking dipimpin langsung oleh Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Suryani, didampingi Wakil Bupati, jajaran Forkopimcam Kartasura, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Suryani, menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar urusan mendirikan fisik bangunan. Lebih dari itu, proyek ini menjadi awal dari pembangunan pusat peradaban dan ruang penguatan nilai-nilai karakter masyarakat.


Baca juga:  PT KAI Bangun Masjid Dua Lantai di Stasiun Balapan

“Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga dari kuatnya nilai spiritual, moral, dan karakter masyarakat yang hidup di dalamnya,” ujar Etik dalam sambutannya.

Berdasarkan laporan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo, pengerjaan fisik masjid ini ditargetkan berlangsung dari 20 Mei hingga 26 Desember 2026.

Masjid Kartasura nantinya tidak hanya menyediakan bangunan utama untuk salat, tetapi juga dilengkapi dengan area pendopo, tempat wudhu yang representatif, serta ruang penunjang aktivitas sosial-keagamaan lainnya.

Pemkab Sukoharjo mewanti-wanti seluruh pihak terlibat, baik kontraktor maupun konsultan pengawas, untuk bekerja profesional dengan menjaga kualitas serta transparansi. Ke depan, Masjid Kartasura diproyeksikan menjadi ikon religius sekaligus pusat kegiatan kemasyarakatan yang mampu mempererat kerukunan antarumat di gerbang masuk Kabupaten Sukoharjo.

Baca juga:  Lansia di Sragen Tewas Tercebur Sumur

​Dukungan juga mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Ketua FKDM Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, berharap Masjid Kartasura kelak mampu menjadi wadah pemersatu yang merangkul seluruh golongan umat Islam, sekaligus membawa dampak positif bagi roda kehidupan sosial, pendidikan, dan keagamaan di kawasan Kartasura. (dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...