JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus mulai menggenjot pemasangan pagar pengaman jalan atau guardrail), di sejumlah jalur rawan kecelakaan. Fokus utama proyek senilai Rp800 juta dari APBD 2026 ini, menyasar kawasan dataran tinggi Rahtawu-Semliro dan ruas Glagah Kulon-Tergo.
Kepala Bidang Keselamatan dan Sarana Prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kudus, Sahri Noto Utomo, menyatakan bahwa pengerjaan fisik sudah berlangsung sejak akhir Juni lalu. Proyek ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada September mendatang sesuai dengan masa kontrak kerja.
‘’Kontrak pengerjaan terhitung mulai 30 Juni hingga 26 September 2026. Saat ini, tim di lapangan sedang berfokus menyelesaikan titik-titik di ruas Rahtawu-Semliro,’’ kata Sahri, Kamis (16/7).
Sambungnya, pemasangan penahan benturan ini dinilai mendesak karena jalur tersebut merupakan daerah rawan kecelakaan. Selain kondisi jalan yang sempit dan hanya memiliki lebar beberapa meter, rute ini juga didominasi tikungan tajam yang berbatasan langsung dengan jurang.
‘’Langkah ini kami ambil demi menjaga keselamatan pengguna jalan. Hampir sepanjang malam rute tersebut rawan karena setelah simpangan atau tikungan, ruas jalan langsung habis dan langsung bertemu jurang yang sangat membahayakan,’’ jelasnya.
Sahri merincikan, proyek pengaman jalan ini dibagi ke dalam dua kawasan utama. Meliputi Jalan Rahtawu-Semliro terdiri 10 titik lokasi dengan total panjang 352 meter. Variasi panjang per titik berkisar antara 12 meter hingga 90 meter. Kemudian Jalan Glagah Kulon-Tergo meliputi 2 titik lokasi dengan total panjang 48 meter.
Untuk memastikan keamanan maksimal, material pembatas jalan yang digunakan menggunakan spesifikasi baja beam satu pasang dengan panjang per tiang penyangga berjarak 4 meter. Bahan ini dinilai kokoh untuk menahan benturan kendaraan jika terjadi kecelakaan atau hilang kendali.
Tidak hanya memasang pagar pengaman, Dishub Kudus juga akan melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas keselamatan tambahan begitu proyek baja pengaman selesai dipasang.
‘’Setelah ruas jalan habis dipasangi guardrail, kami akan langsung melengkapinya dengan Penerangan Jalan Umum (PJU), rambu lalu lintas, serta marka jalan, khususnya marka di sepanjang Rahtawu-Semliro,’’ pungkas Sahri. (han/rit)





