Sampaikan Pesan Lingkungan Lewat Kirab Budaya


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemerintah Desa Ngembal Kulon bersama warga setempat menggelar karnaval budaya ‘Saparan’ Minggu (19/7). Kali ini, Mengangkat tema kelestarian lingkungan, sekaligus sebagai wujud syukur serta ruang pergerakan ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) desa setempat.

Kepala Desa Ngembal Kulon, Moh Khanafi, menjelaskan bahwa karnaval kali ini diikuti oleh hampir seluruh rukun tetangga (RT). Setiap kontingen menampilkan kreativitas unik, mulai dari gunungan hasil bumi hingga pesan mural bertema lingkungan hidup.

‘’Kami menekankan edukasi lewat simbol. Warga diajak untuk membuang sampah pada tempatnya, melakukan pemilahan, dan menjaga kelestarian air agar tidak tercemar demi anak cucu,’’ ujar Khanafi.

Baca juga:  Penyaluran Bansos Tersendat, Dewan di Pati Geram

Di sisi lain, pihaknya menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, bukan hanya beban pemerintah.


‘’Kami ajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan demi kebaikan anak cucu kita,’’ tegasnya.

Selain parade lingkungan, tradisi Saparan ini adalah penghormatan kepada para leluhur desa, yaitu Baru Joko Sumo, Nyai Jumet, dan Mbah Poncawati. Ritual doa tolak bala juga dipanjatkan agar warga desa terhindar dari hal negatif, diberikan kelancaran rezeki, kesehatan, serta anak-anak yang cerdas dan berakhlak mulia.

‘’Acara ini terlaksana berkat swadaya mandiri (saweran) warga yang disokong sebagian dari APBDes,’’ tuturnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kudus, Sulistyo Utomo, menilai kegiatan yang sudah berjalan kelima kalinya ini sukses menyatukan pelestarian budaya dengan penguatan ekonomi akar rumput.

Baca juga:  Logo HUT Kudus Ke-477 : Adopsi Ukir Gebyok dan Filosofi ‘Urup Nguripi’

‘’Masyarakat tumpah ruah dan pedagang kecil atau UMKM bisa hidup kembali lewat dagangan mereka. Ini luar biasa. Kegiatan seperti ini sangat membantu menggerakkan ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah yaitu RT,’’ tutur Sulistyo. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...