JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Kemeriahan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kudus berlangsung penuh tawa dan kebersamaan. Menyusul Pemkab Kudus menggelar acara Fun Game ASN yang diikuti oleh hampir 1.500 pegawai di lingkungan Pemkab Kudus.
Acara yang berlangsung dengan sederhana namun semarak ini, bertujuan untuk memupuk jiwa korsa dan kekompakan antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Lapangan Pendapa Kabupaten menjadi saksi keseruan para abdi negara tersebut, saat berlaga dalam berbagai lomba tradisional yang unik.
Terlebih pada pertandingan mini soccer dengan memakai sarung antara tim A yang dipimpin Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris dan tim B yang dipimpin Sekda Kudus, Eko Djumartono berlangsung seru. Meski tim A harus tunduk oleh tim B dengan skor akhir 1-0 atas gol yang diciptakan Asisten 3 Dwi Agung Hartono.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja dikemas dalam bentuk fun game yang sederhana demi efisiensi, namun tetap mengutamakan kebahagiaan para ASN. Menurutnya, esensi dari kemerdekaan saat ini adalah meneruskan perjuangan para pahlawan dengan membangun bangsa dan melayani masyarakat sebaik-baiknya.
‘’Dalam kondisi penghematan, kita lakukan yang sederhana, yang penting happy. Ini untuk memberikan semangat, kekompakan, dan kebahagiaan bagi ASN. Jika ASN-nya bahagia, diharapkan bisa menularkan kebahagiaan dan memberikan pelayanan terbaik serta keselarasan bagi masyarakat Kudus,’’ ujar Sam’ani.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, menekankan pentingnya silaturahmi antar-OPD melalui kegiatan ini. Bellinda yang ikut serta dalam eksibisi lomba pukul paku bagi kepala OPD wanita, mengapresiasi kreativitas para peserta.
‘’Tujuannya yang pertama tentu silaturahmi, kemudian agar teman-teman antar-OPD makin kompak. Seru banget tadi ikut lomba pukul paku. Ternyata teman-teman OPD juga sangat kreatif, terutama dalam mendukung timnya,’’ kata Bellinda disambut tawa peserta.
Kepala BKPSDM Kudus, Tulus Tri Yatmika, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan hampir 1.500 ASN dari berbagai instansi, kecuali mereka yang sedang bertugas di unit pelayanan publik. Acara dimulai dengan laga eksibisi sepak bola sarung oleh Bupati dan Kepala OPD laki-laki, dilanjutkan lomba pukul paku oleh Wakil Bupati dan Kepala OPD wanita.
‘’Kami membatasi waktu hingga pukul 10.30 WIB agar tidak mengganggu pelayanan. Ada empat lomba utama antar-OPD yang dipertandingkan secara berurutan, yaitu pukul paku wanita, bakiak race laki-laki, memindahkan kaleng, dan mengisi botol dengan corong dengan mata tertutup,’’ jelas Tulus.
Suasana semakin pecah dengan adanya penilaian suporter terbaik. Banyak ASN yang mengenakan busana-busana unik demi mendukung instansi masing-masing, yang dinilai langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus. (han/rit)







