Senyum Sumringah Mariyono dan 14 Penyandang Cacat Fisik Dapat Bantuan Kaki Palsu


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Raut muka ceria terpancar jelas dari wajah Mariyono (53). Warga Desa Jombor, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, ini tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya usai menerima bantuan kaki palsu dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang di aula Kantor Dinsos, Ungaran, pada Selasa siang (18/8/2026).

Tak butuh waktu lama bagi Mariyono untuk beradaptasi. Sejurus setelah menerima bantuan tersebut, ia langsung mengenakannya dan berjalan dengan mantap selayaknya orang normal.

“Kaki saya patah karena kecelakaan kerja. Terima kasih atas bantuannya melalui TKSK. Kaki palsu ini sangat membantu saya beraktivitas normal kembali,” ungkap Mariyono penuh syukur.

Bantuan alat bantu mobilitas ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Istichomah, yang hadir mewakili Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha. Istichomah menjelaskan bahwa penyerahan ini merupakan wujud nyata komitmen Bupati dalam membantu para penyandang disabilitas agar bisa kembali produktif.

Baca juga:  Pembinaan kader sub PPKBD Mranggen

Bantuan kaki palsu tahap ini bersumber dari APBD Tahun 2026 dengan total 15 unit yang disalurkan kepada warga dari berbagai wilayah. Seluruh penerima telah melalui proses verifikasi dan validasi yang ketat oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Berdasarkan data Dinsos Kabupaten Semarang, sebaran penerima bantuan tersebar di sejumlah kecamatan berikut:

  • Kecamatan Pringapus: 3 penerima

  • Kecamatan Bancak: 2 penerima

  • Kecamatan Suruh: 2 penerima

  • Kecamatan Ungaran Timur: 2 penerima

  • Kecamatan Bergas: 1 penerima

  • Kecamatan Pabelan: 1 penerima

  • Kecamatan Kaliwungu: 1 penerima

  • Kecamatan Ungaran Barat: 1 penerima

  • Kecamatan Ambarawa: 1 penerima

“Warga yang telah disetujui lalu mengikuti pengukuran oleh rekanan pembuat, yaitu Difabelcare. Hari ini langsung kita serahkan,” jelas Istichomah.

Kepedulian Pemkab Semarang terhadap penyandang disabilitas tidak berhenti sampai di sini. Istichomah memaparkan bahwa pada tahun ini, Dinsos berencana menambah alokasi 6 unit kaki palsu tambahan melalui anggaran Perubahan. Penambahan kuota ini dilakukan guna merespons tingginya aspirasi dan permohonan dari warga yang masuk ke Dinas Sosial.

Baca juga:  Presidensi G20, Bangkitkan Optimisme Pemulihan

Jumlah bantuan ini terus mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Tercatat pada tahun sebelumnya, Dinsos menyalurkan 10 unit kaki palsu. Tidak hanya itu, komitmen ini juga dipastikan berlanjut dengan penyediaan anggaran serupa pada tahun anggaran 2027 mendatang.

Sementara itu, TKSK Ungaran Timur, Ary Prasetyawan, menegaskan bahwa para pendamping lapangan siap siaga mendampingi warga selama masa penyesuaian penggunaan kaki palsu baru.

“Semua TKSK siap membantu warga penerima agar terus dapat berkonsultasi dan berkomunikasi selama masa penyesuaian,” pungkasnya. (muz)


TERKINI


br>

Rekomendasi

...