JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Langkah tegap pasukan inti pembawa obor dan cikal mewarnai jalannya tradisi tahunan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah di wilayah Kabupaten Kudus. Prosesi serah terima pertama akan dilaksanakan pada Senin (31/8), menandai beralihnya tongkat estafet dari Kwarcab Jepara kepada Kwarcab Kudus.
Wakil Ketua Bidang Kehumasan Kwarcab Pramuka Kudus, Satrai Agus Himawan mengatakan, upacara timbang terima tersebut dipusatkan di Balai Desa Blimbing Kidul, Kecamatan Kaliwungu. Setelah prosesi penyerahan selesai, tunas kelapa dan atribut kepramukaan tersebut diarak menuju tempat persemayaman di Balai Desa Banget.
‘’Kemeriahan rombongan kirab berlanjut pada hari kedua, Selasa (1/9) hari ini. Pramuka Kudus kembali melakukan serah terima dari Kwarcab Pati yang berlokasi di Balai Dexsa Bulungcangkring. Momentum ini menjadi awal dari perjalanan panjang tunas kelapa mengelilingi wilayah Kota Kretek,’’ jelasnya, Senin (31/8).
Sambungnya, pasukan ETK dijadwalkan mengarak simbol kepramukaan tersebut membelah 5 kecamatan di Kabupaten Kudus, yaitu Jekulo, Mejobo, Bae, Kota Kudus, dan Jati.
Sepanjang rute, ratusan anggota Pramuka dari golongan Siaga hingga Penegak bersama masyarakat setempat antusias memadati tepi jalan untuk menyambut iring-iringan obor dan tunas kelapa dengan kibaran bendera Merah Putih.
Perjalanan spiritual kepanduan di Bumi Sekitran ini akan mencapai puncaknya di perbatasan selatan. Setelah tuntas mengitari lima kecamatan, Kwarcab Kudus akan menyerahterimakan estafet tunas kelapa tersebut kepada Kwarcab Demak.
‘’Estafet ke Demak diserahkan di titik Tanggulangin untuk melanjutkan perjalanan menuju pusat kegiatan Kwarda Jawa Tengah,’’ tuturnya.
Melalui momentum ETK 2026 ini, Pramuka Kudus kembali menegaskan komitmennya dalam memperkokoh persatuan, melatih kedisiplinan generasi muda, serta menebar dampak positif bagi masyarakat luas.
‘’Momentum ETK ini, menegaskan komitmen Kwarcab Kudus memperkokoh persatuan, melatih kedisiplinan generasi muda, serta menebar dampak positif di lingkungan masyarakat,’’ pungkasnya. (han/rit)




