Puncak Hari Jadi Kudus Diwarnai Konser Musik Hingga Pencatatan MURI


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-477 tahun ini dipastikan menjadi milik seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan bahwa momentum bersejarah ini bukan sekadar seremonial bagi kalangan pejabat, melainkan pesta rakyat yang ditujukan untuk menghibur dan menyatukan seluruh warga Kabupaten Kudus.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus, Eko Djumartono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak swasta yang turut memberikan dukungan (supporting) dalam rangkaian acara ini. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci terlaksananya berbagai event besar tanpa membebani satu pihak.

‘’Perayaan ini bukan hari jadinya para pejabat, tetapi hari jadinya seluruh warga Kabupaten Kudus,’’ tegas Eko.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Abdul Halil, memaparkan rangkaian agenda yang telah disusun matang. Perayaan akan diawali dengan kegiatan religi dan budaya sebelum menuju acara puncak. Mulai Selasa, 22 September 2026 dengan agenda Tahlil massal akan digelar pada pagi hari, dilanjutkan dengan Khotmil Qur’an pada sore hari.

Baca juga:  Halaqoh MUI Kudus Soroti Fenomena LGBT

‘’Kemudian Apel Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-477 akan dilaksanakan di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (23/9),’’ tandasnya.

Sedang dua agenda besar yang paling dinantikan masyarakat dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026. Dimana pagi harinya, dari halaman Pendapa hingga depan Air Mancur Kantor Bupati Kudus akan digelar aksi 680 penari yang tergabung dalam 136 grup untuk mencatatkan rekor MURI lewat Tari Lajur Caping Kalo.

‘’Pesertanya terdiri dari kalangan pelajar, umum, serta para pegawai yang sebelumnya telah mengikuti perlombaan,’’ kata Halil.

Malam harinya, lanjut Halil, panggung hiburan rakyat atau Konser Puncak Hari Jadi akan menghentak Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Konser kali ini menghadirkan bintang tamu nasional, Charly & Band, serta grup musik pop Jawa, Guyon Waton.

Baca juga:  Warga Binaan Diajak Aksi Sosial Bedah Rumah

Guna mengantisipasi lonjakan penonton, Satlantas Polres Kudus bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan jalur darurat. Pengamanan ketat juga akan dikawal oleh personel gabungan dari Polres, Dishub, dan Satpol PP.

Arus lalu lintas menuju pusat kota akan dialihkan melalui 3 jalur utama, yaitu dari arah Selatan, Timur, dan Barat. Sementara itu, bagi warga yang membawa kendaraan, panitia telah menyediakan sejumlah kantong parkir prioritas di Gang 1, 2, 3, dan 4.

‘’Selain itu, kami sediakan di sepanjang ruas Jalan Jenderal Sudirman, Jalan A. Yani, dan Jalan Sunan Muria,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...