JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus melalui Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) terus menggenjot pembangunan gerai di kawasan ‘Ngasirah’ Jalan Jenderal Sudirman Kudus. Mengingat progres pembangunannya terkesan lamban karena terganjal proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Kepala BPPKAD Kabupaten Kudus, Djati Solehah, menyatakan bahwa sejumlah proyek fisik penting kini tengah berjalan dan diselesaikan secara bertahap. Tahap pertama adalah pembangunan gerai Superindo, mengingat proses PBG sudah tuntas.
‘’Kemudian berlanjut Solaria, warung makan nasi padang dan terakhir gedung pertemuan dan sarpras lainnya,’’ ungkap Djati.
Djati menjelaskan, lambannya pembangunan gerai itu lantaran penyewa atau tenant mengangarkan dana sendiri-sendiri. Termasuk mengurus PBG secara mandiri. Dengan demikian, penyelesaian PBG melalui beberapa tahap.
Pihaknya berharap, penataan di kawasan ‘Ngasirah’ yang dilaksanaan secara bertahap ini, dapat selesai tepat waktu demi mendongkrak fasilitas publik dan roda perekonomian di Kabupaten Kudus.
Sebelumnya, pembangunan pusat perbelanjaan dan Gedung Pertemuan ‘Ngasirah’ di Kabupaten Kudus, terus menunjukkan tren positif, Kepala BPPKAD Kudus, Djati Solechah, mengungkapkan bahwa penataan kawasan swalayan dan gedung pertemuan itu ditargetkan segera tuntas tahun ini.
‘’Sebagai langkah awal, dua penyewa besar, yakni Superindo dan Solaria, dipastikan akan membuka gerai mereka terlebih dahulu,’’ ujar Djati.
Soal progres pembangunna, Djati menyebut, hingga saat ini pekerjaan urugan tanah setinggi dua meter dari kondisi awal tepi jalan telah rampung 100 persen. Peninggian lahan ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi genangan air, dan memastikan kawasan tersebut bebas banjir saat musim hujan.
‘’Untuk pekerjaan fondasi yang diperkuat saat ini sudah selesai lebih dari 50 persen. Nilai pengurukan dan penguatan fondasi ini menelan anggaran sekitar Rp1,5 miliar,’’ jelasnya Djati. (han/rit)




