JATENGPOS.CO.ID, PATI – Kebakaran di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Plosojenar, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, belum juga padam setelah berlangsung lebih dari lima hari. Kondisi tersebut membuat TPS ditutup sementara hingga situasi di lokasi dinyatakan aman.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, mengatakan penutupan dilakukan menyusul kebakaran yang terjadi sejak Rabu (23/9).
Menurutnya, pembukaan kembali TPS masih menunggu kondisi di lapangan. Jika asap masih mengepul dari tumpukan sampah, TPS belum dapat digunakan.
“Iya ditutup sementara dengan melihat kondisi di lapangan. Kalau masih ada asap ya ditutup sementara,” kata Tulus, Senin (28/9).
Tulus menyebut hingga Senin, api belum sepenuhnya padam. Asap masih terlihat keluar dari sela-sela tumpukan sampah di lokasi.
Petugas pemadam kebakaran Satpol PP Pati juga masih diterjunkan untuk melakukan penanganan. Namun, upaya pemadaman terkendala keterbatasan suplai air.
“Belum padam. Tapi tetap diupayakan, sebisanya dengan pemadam yang ada dan suplai air dari kami dari lingkungan juga,” jelasnya.
Di sisi lain, kebutuhan air untuk pemadaman harus berbagi dengan penanganan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pati. Kondisi itu membuat suplai air ke lokasi kebakaran tidak dapat dilakukan secara maksimal.
“Namun demikian juga banyak terkendala. Karena tidak bisa full ke sana (TPS Plosojenar). Tangki (air) ini juga membantu kekeringan di sejumlah desa,” imbuhnya.
Selama TPS Plosojenar ditutup, pembuangan sampah dialihkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo, Kecamatan Margorejo.
Pengalihan tersebut dilakukan agar pelayanan pembuangan sampah kepada masyarakat tetap berjalan meski jarak tempuh menjadi lebih jauh.
“Semuanya ke TPA Pati. Ya cukup berat karena jauh, tapi apa boleh buat harus ke sini semua. Biar layanan masyarakat masih bisa dilaksanakan,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, TPS Plosojenar terbakar pada Rabu (23/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu pembakaran slamper atau daun tebu yang berada di sebelah lokasi TPS.
Api kemudian merembet ke tumpukan sampah di TPS. Kondisi tumpukan sampah yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung hingga berhari-hari.(Ida/rit)





