JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) kembali menggelar prosesi Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode Ke-77, yang berlangsung selama dua hari, di Auditorium UMK, Rabu-Kamis (21–22/10/2026). Sidang terbuka senat kali ini digelar secara hybrid (luring dan daring) dalam dua gelombang, sebanyak 1.581 wisudawan resmi dikukuhkan.
Mengusung tema “Kampus Berkualitas, Lulusan Berintegritas, Mengabdi Tanpa Batas”, wisuda kali ini meluluskan mahasiswa dari 19 program studi. Program Studi S1 Manajemen mencatatkan jumlah lulusan terbanyak yakni 313 wisudawan, disusul S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 275 wisudawan, S1 Ilmu Hukum (109 wisudawan), S2 Pendidikan Dasar (107 wisudawan), dan S1 Psikologi (104 wisudawan).
Menariknya, dari total wisudawan yang dikukuhkan, terdapat 54 wisudawan/wisudawati dari berbagai penjuru Indonesia yang menyelesaikan pendidikan melalui Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-IV. Program ini merupakan kerja sama UMK dengan Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kemendikdasmen.
Rektor UMK, Prof. Darsono, dalam pidato sambutannya menegaskan bahwa kelulusan ini merupakan buah manis dari perjuangan panjang serta pengorbanan para wisudawan dan keluarga.
‘’Keberhasilan ini bukanlah pencapaian yang instan, melainkan buah dari ketekunan, kerja keras, keuletan, serta doa dan pengorbanan tanpa henti dari para orang tua dan keluarga,’’ tutur Prof. Darsono.
Lebih lanjut, Rektor menguraikan makna mendalam di balik tema yang diusung. Menurutnya, frasa “Kampus Berkualitas” menegaskan komitmen UMK dalam memperkuat tata kelola, kurikulum, riset, serta pembelajaran modern. Sementara “Lulusan Berintegritas” menjadi pengingat bahwa kecerdasan intelektual harus selalu beriringan dengan kejujuran, moralitas, dan etika.
Adapun frasa “Mengabdi Tanpa Batas” mengandung pesan filosofis bahwa gelar akademik yang disandang merupakan sebuah amanah keilmuan yang tidak boleh dibatasi oleh sekat geografis, status sosial, maupun administratif.
Dalam kesempatan itu, dia juga berpesan agar para alumni tidak berhenti belajar dan terus mengasah potensi diri untuk menjawab tantangan zaman. Alumni UMK diharapkan hadir memberikan solusi bagi persoalan kemanusiaan, menciptakan inovasi ekonomi berkelanjutan, hingga melahirkan teknologi tepat guna bagi kemandirian bangsa.
“Terus memperkuat daya juang, menjaga integritas karakter, serta melahirkan karya inovatif demi mengabdi tanpa batas bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat di manapun saudara berada,” tegasnya. (han/rit)








