JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Duka menyelimuti Dusun Kaliglagah, Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Seorang warga ditemukan meninggal dunia di area persawahan saat sedang menggarap lahannya, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban diketahui bernama Supriyanto (52), warga setempat.
Kronologi kejadian bermula dari laporan warga ke Polsek Tuntang. Kapolsek Tuntang AKP Pri Handayani SH., menjelaskan petugas bersama tim medis dari Puskesmas Gedangan langsung menuju lokasi setelah menerima informasi adanya seorang laki-laki tergeletak di pematang sawah.
Berdasarkan keterangan saksi, Salekan (56), sekitar pukul 10.00 WIB korban masih terlihat sedang mencangkul di area persawahan miliknya. Namun sekitar satu jam kemudian, saksi lain Heru (41) yang melintas sepulang dari sawah mendapati korban sudah tergeletak di pematang.
āWarga kemudian menghubungi warga lainnya untuk memastikan kondisi korban. Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui telah meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke rumah duka bersama keluarga serta warga sekitar,ā terang AKP Pri Handayani, Kamis (6/8/2026).
Dokter Atika dari Puskesmas Gedangan bersama Kapolsek Tuntang, Bhabinkamtibmas, dan personel Polsek melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah di lokasi.
Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pemeriksaan juga menunjukkan tidak terdapat patah tulang maupun luka akibat benda tumpul atau benda tajam.
Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, mencatat identitas korban serta berkoordinasi dengan tenaga medis.
Pihak keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut menerima peristiwa itu sebagai musibah. Keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang disampaikan kepada pihak kepolisian.
āDari hasil pemeriksaan di lokasi maupun pemeriksaan medis luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan fakta tersebut, dugaan sementara korban meninggal dunia karena penyebab sakit. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah prosedural untuk memastikan seluruh fakta kejadian telah terdokumentasi dengan baik,ā ujar AKP Pri Handayani.
Atas peristiwa ini, Kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kejadian serupa. Tujuannya agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur. (muz)







