Pemkot Semarang Apresiasi PIT dan Muktamar PDFI Tahun 2022


JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang sangat mengapresiasi kegiatan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Muktamar PDFI (Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia) Tahun 2022 yang digelar di Hotel Gumaya Kota Semarang dengan tema “Standarisasi Pendidikan dan Layanan Kedokteran Forensik Menghadapi Era Society 5.0”.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin yang mewakili Plt. Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang berhalangan hadir lantaran ada kunjungan  RI2 (Wakil Presiden) di Kota Semarang.

Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan bahwa kedokteran forensik memiliki peran penting dalam penegakan hukum dinegara ini, khususnya untuk beberapa kasus-kasus tertentu. Pemkot Semarang sangat mengapresiasi kegiatan PIT dan Muktamar yang digelar tersebut, ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan anggota PDFI dalam rangka melakukan tugas-tugasnya.

“Kedokteran forensik ini kan memiliki peran penting dalam hal memberikan ketarangan medis yang menyangkut penegakan hukum, ikut andil dalam mengungkap sebuah kasus. Jadi kedokteran forensik ini harusnya mendapat apresiasi terhadap kinerjanya, apalagi selama ini banyak kasus-kasus besar yang melibatkan forensik. Harapan kami dengan adanya PIT dan Muktamar tersebut kedokteran forensik semakin hebat dan maju,” ungkapnya mewakili Mbak Ita sapaan akrab Plt. Walikota Semarang Jumat (18/11).

Baca juga:  Pemprov Jateng Sosialisasikan Transisi Energi Menuju Industri Hijau SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggandeng banyak pihak, untuk penggunaan energi alternatif dalam menuju industri hijau (green industry). Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno, langkah paling dekat yakni penggunaan panel surya dan gas alam atau Compressed Natural Gas (CNG), untuk dunia industri. "Transisi energinya bertahap. Kita dorong di beberapa kawasan industri juga menggunakannya. Sekarang juga sudah menuju untuk penggunaan CNG di Jawa Tengah," kata Sumarno mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), usai Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Bidang Indag Tahun 2025 dan Sosialisasi Rengganis Pintar "Revitalisasi Green Industry" Guna Mendorong Peningkatan Ekspor Jawa Tengah, di The Wujil Resort & Convention Kabupaten Semarang, Kamis, 2 Oktober 2025. Untuk pemanfaatan CNG, kata Sumarno, didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) pemasangan transmisi dari Cirebon-Semarang (Cisem) yang saat ini sedang berproses. "Selain lebih ramah lingkungan, sebetulnya CNG itu menggunakan produk dalam negeri," katanya. Dikatakan Sumarno, Pemerintah Provinsi Jateng juga memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang punya produk CNG yakni PT Jateng Petro Energi. Perseroda didorong untuk memperbanyak produksi gas alam dan disalurkan baik untuk industri kecil maupun besar. Di sisi lain yang tak kalah penting, yakni setiap perizinan usaha dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) harus harus benar-benar dipatuhi. Supaya lingkungan tetap terjaga. Apalagi Jawa Tengah dijadikan provinsi penumpu pangan dan industri, di mana keduanya harus seimbang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jateng, July Emmylia, mengatakan, program Rengganis Pintar, merupakan, suatu upaya kita untuk dapat mempercepat implementasi Industri Hijau di wilayah setempat. "Karena apa? Karena sekarang ini market driven sudah mewajibkan untuk ber-sertifikat IUDR dan FSC. Nah, kalau tidak kita segera kejar kita akan kehilangan market," katanya. Emmy menjelaskan, green market action itu berada pada angka 79,12 persen. Hal itu harus segera dipenuhi agar tidak kehilangan potensi pasar dan mengurangi produk ekspor. Adapun Rengganis Pintar merupakan sistem mulai dari forum konsultasi, komunikasi, kemudian instrumen indeks siap hijau untuk mengukur kesiapan industri. Khususnya untuk industri kecil menengah (IKM). "Pelaku IKM didampingi dan diberikan fasilitasi sertifikat gratis. Sertifikat gratis ini untuk dapat menuju ke Industri Hijau," katanya. Disperindag, kata Emmy, memiliki target jangka pendek dan panjang. Jangka pendeknya melelui program itu akan menambah jumlah kesadaran pelaku industri untum bersertifikat hijau. Untuk jangka panjang akan membuat peta arah (roadmap). "Pada tahun 2028 nanti Pak Gubernur Ahmad Luthfi itu sudah mencanangkan arah kebijakan pembangunan. Yakni peningkatan dan pemerataan pembangunan daerah itu melalui potensi lokal dan industri hijau," katanya. (*)

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiata  PIT dan Muktamar PDFI Tahun 2022 dr. Tuntas Dhanardhono MSi. Med, MH,Sp.FM menyampaikan terima kasih atas dukungan  Pemkot Semarang dengan kegiatan PDFI. Kegiatan PIT merupakan  agenda setiap tahun sementara untuk Muktamar diadakan tiga tahun sekali dengan agenda utama memilih PDFI untuk periode selanjutnya. Ada sekitar 220 dokter forensik seluruh Indonesia yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Menurut dr. Tuntas bahwa PIT secara umum kegiatannya adalah seminar atau webinar dan juga workshop yang membahas perkembangan kedokteran forensik. Selain itu, PIT juga sebagai ajang bertukar informasi antar dokter forensik khususnya berkaitan dengan kasus-kasus dibeberapa daerah. PDFI juga menghadirkan narasumber dari beberapa negara seperti Jepang dan Inggris, ada yang datang langsung, ada pula secara daring.

Baca juga:  Pengguna Jalan Di Himbau Melintas Jalur Alternatif Hindari Kemacetan

“PIT adalah forum ilmiah, dimana kami saling berdiskusi terkait kedokteran forensik, selain itu juga terkait kasus-kasus dibeberapa daerah yang dapat diangkat. Lebih banyak kegiatannya adalah webinar dan workshop,” katanya.

Untuk Muktamar sendiri agenda utamanya adalah memilih Ketua PDFI periode yang selanjutnya, saat ini Ketua PDFI periode 2019-2022 adalah dr. Dr. Ade Firmansyah. Kala itu dr. Ade sempat viral saat memberikan statment dalam kasus kematian Brigadir Yosua. Ada Lima kandidat yang akan menggantikan dr. Ade dalam Muktamar PDFI tahun 2022 yang akan dilaksanakan pada Sabtu (19/11).

“Ada Lima kandidat yang akan maju dalam bursa pemilihan Ketua PDFI untuk periode 2022-2025 dalam Muktamar tahun 2022 ini,” paparnya. Diantaranya dr. Asan Potrus, Prof dr Dr. Dedi Afandi, dr. Hengky, dr. M Zaenuri Syamsu Hidayat, dan dr. Nabil Bahasan,” paparnya.(akh)


TERKINI

Kunang-Kunang di Ujung Perjalanan

Rekomendasi

...