Gandeng BPTD dan Dishub Jateng, Astra Motor Perkuat Edukasi Safety Riding


JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Astra Motor Jawa Tengah memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam upaya meningkatkan keselamatan berkendara di jalan raya. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Safety Riding Training for Government yang diikuti 40 peserta dari BPTD dan Dinas Perhubungan wilayah Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 31 Agustus hingga 3 September 2026, tersebut memberikan pembekalan teori sekaligus praktik keselamatan berkendara. Pelatihan diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta sekaligus mendorong mereka menjadi agen edukasi keselamatan berkendara di tengah masyarakat.

Pada hari pertama, Senin (31/8/2026), pelatihan digelar di Aula BPTD Jawa Tengah. Peserta mengikuti pembukaan dan pre test untuk mengetahui pemahaman awal mengenai keselamatan berkendara.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Safety Riding Theory, pemahaman mengenai Traffic Laws and Regulations bersama Dinas Perhubungan, hingga pembelajaran kemampuan memprediksi potensi bahaya saat berkendara. Peserta juga diperkenalkan dengan Honda Riding Trainer (HRT), alat simulasi berkendara sepeda motor yang digunakan untuk mendukung pelatihan keselamatan.

Baca juga:  Ketahanan Ideologi Bangsa Perlu Terus Diperkuat di Tengah Tantangan Zaman

Memasuki hari kedua, Selasa (1/9/2026), peserta mulai mendapatkan pembekalan praktik berkendara di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah. Fasilitas tersebut sekaligus menjadi lokasi pengenalan area praktik setelah gedung Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah resmi diresmikan pada 17 Juli 2026.

Materi praktik meliputi pre riding, teknik pengereman dasar dan menengah, serta latihan keseimbangan dasar. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan teknik berkendara secara langsung dengan pendampingan instruktur.

Pada hari ketiga, Rabu (2/9/2026), tingkat kesulitan latihan ditingkatkan. Peserta mempelajari teknik keseimbangan menengah, manuver U-Turn, serta teknik pengendalian sepeda motor melalui Slalom Pylon & Offset dan Slalom Course.

Rangkaian pelatihan ditutup pada Kamis (3/9/2026) dengan post test praktik sebagai bagian dari evaluasi kemampuan peserta setelah mengikuti seluruh materi. Selain itu, peserta mendapatkan materi teori Basic Public Speaking untuk mendukung kemampuan menyampaikan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.

Baca juga:  Sinergitas BNNP Jateng bersama Gubernur, Bentengi Anak Muda dari Narkoba

Marketing Manager Astra Motor Jateng, Kresna Murti Dewanto, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan peserta. Para peserta juga diharapkan dapat menjadi duta keselamatan berkendara yang mampu meneruskan edukasi kepada masyarakat.

“Kami berharap setelah kegiatan training ini para peserta bisa menjadi duta keselamatan berkendara dan bisa menularkan ilmu yang sudah didapat selama empat hari ini kepada masyarakat,” ujar Kresna.

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah menjadi bagian penting dalam memperluas kampanye keselamatan berkendara. Astra Motor Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengampanyekan pentingnya keselamatan berkendara sekaligus membangun kesadaran masyarakat guna menciptakan budaya berkendara yang aman.

“Mari ciptakan budaya #Cari_Aman berkendara demi masa depan generasi bangsa yang lebih baik,” ajak Kresna kepada seluruh peserta training.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...