JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus resmi menutup rangkaian Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan 2026. Acara penutupan yang menandai kelulusan 651 orang PPPK tersebut, dihadiri langsung Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, bersama jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kudus serta perwakilan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, di Lapangan tenis Indoor Pemkab Kudus, Selasa (15/9).
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyampaikan rasa syukur atas kelancaran orientasi yang diikuti oleh ratusan aparatur baru tersebut. Ia menegaskan bahwa para PPPK yang terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis ini merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terikat penuh oleh aturan hukum.
‘’Semoga dengan orientasi dan latihan ini bisa memberikan bekal kepada para PPPK, untuk bekerja secara maksimal dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,’’ ujar Sam’ani.
Ia juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh peserta agar tidak mempersulit urusan masyarakat,’’Jangan melanggar, layani masyarakat dengan sebaik-baiknya, jaga integritas. Jangan ‘ngel-ngel’ (mempersulit, red) pelayanan masyarakat. Lakukan yang terbaik dan terus tingkatkan kemampuan diri maupun kelompok demi mendongkrak kualitas SDM di Kabupaten Kudus,’’ tegasnya.
Sementara Kepala BKPSDM Kudus, Tulus Tri Yatmiko memaparkan bahwa orientasi ini wajib dilaksanakan guna membekali PPPK baru agar memahami nilai, etika, tugas, fungsi, serta kedudukan mereka sebagai aparatur pemerintah. Kegiatan ini digelar berlandaskan regulasi ketat, mulai dari UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN hingga keputusan Kepala LAN terkait pedoman orientasi.
Tulus merinci, total 651 peserta tersebut dibagi ke dalam 18 angkatan. Mereka wajib menempuh metode pembelajaran mandiri lewat Massive Open Online Course (MOOC) selama 15 hari, disusul pembelajaran klasikal atau tatap muka selama 3 hari di Balai Pelatihan Sonyawarih.
‘’Alhamdulillah, berdasarkan hasil evaluasi bersama BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan telah dinyatakan lulus,’’ kata Tulus.
Sedang Analis Pengembangan Kompetensi ASN Ahli Madya BPSDMD Provinsi Jateng, Suharto, pun memuji komitmen Pemkab Kudus, yang dinilai sukses membekali seluruh ASN barunya dengan nilai integritas dan semangat pelayanan publik.
‘’Kami mengucapkan selamat kepada pemerintah Kabupaten Kudus dan seluruh peserta. Orientasi ini ditekankan pada pelayanan kepada masyarakat agar terbentuk ASN yang ‘Berakhlak’ yang bekerja dengan penuh hati, melayani dengan baik, dan menjaga integritas tinggi,’’ pungkas Suharto. (han/rit)




