Bupati Semarang Ajak Mahasiswa KKN Kembangkan Produk Unggulan Desa


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Bupati Semarang H Ngesti Nugraha mengajak para mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kabupaten Semarang untuk berinovasi mengembangkan produk unggulan di desa lokasi KKN.

Karenanya, para mahasiswa harus melaksanakan kegiatan dengan tulus dan bersungguh-sungguh. Hal itu ditegaskan Bupati saat menerima secara resmi 960 mahasiswa UIN Walisongo peserta KKN Tematik Mandiri inisiatif ke-22 dalam kegiatan apel di halaman Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, pekan kemarin .

Menurut Bupati, kehadiran para mahasiswa juga harus bisa memotivasi generasi muda di desa agar mau kuliah. Sehingga dapat memiliki bekal ilmu pengetahuan yang memadai untuk membangun daerah.

Apel penerimaan mahasiswa KKN UIN Walisongo ini juga dihadiri Rektor Prof Dr H Musahadi dan jajaran pejabat struktural serta pimpinan OPD Kabupaten Semarang.


Baca juga:  Periode Januari - Juni 2026, Ditresnarkoba Bongkar 1.201 Kasus Narkotika

Saat sambutan, Rektor menegaskan para mahasiswa harus benar-benar ikhlas menjalankan pengabdian kepada masyarakat di lokasi KKN.

“Inilah momentum luar biasa sebagai ajang mengasah life skill langsung di tengah masyarakat, katanya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo, Prof Dr Abdul Ghofur yang dimintai keterangan menjelaskan para mahasiswa akan menjalankan KKN di enam kecamatan sampai 3 September mendatang.

Mereka berasal dari berbagai progran studi di delapan Fakultas. Di antaranya Fakultas Tarbiyah, Syariah, gizi dan kesehatan, FEBI serta Fakultas Ushuludin dan Humaniora. Selain itu juga ada sepuluh mahasiswa dari UIN Saizu Banyumas yang bergabung.

“Pengembangan ekonomi warga akan menjadi salah satu fokus kegiatan. Mahasiswa diharapkan jadi trigger stimulan warga di desa yang ditempati,” pungkasnya. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...