Diprediksi Melonjak, Cemoro Kandang dan Cetho Siap Sambut Pendaki


JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Bulan Sura atau Tahun Baru Islam selalu identik dengan ritual spiritual di Gunung Lawu. Tahun ini, PUD Aneka Usaha Karanganyar memprediksi lonjakan pendaki signifikan. Menyikapi hal itu, dua jalur utama pendakian via Candi Cetho Jenawi dan via Cemoro Kandang Tawangmangu dipastikan siap melayani.

Direktur PUD Aneka Usaha Karanganyar, Samidi, menyebut seluruh pos pendakian akan beroperasi optimal. Tujuannya melayani pendaki umum sekaligus masyarakat yang hendak berziarah ke puncak Lawu selama Bulan Suro.

“Kami menyambut baik kedatangan para pendaki di Bulan Suro ini, baik yang ingin menikmati alam maupun yang hendak berziarah. Namun, keselamatan adalah yang utama,” tegas Samidi.

Baca juga:  KAI Ingatkan Masyarakat Tidak Lakukan Vandalisme di Sepanjang Rel Kereta Api

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan, PUD Aneka Usaha bersinergi dengan Perum Perhutani KPH Surakarta, BPBD Karanganyar, serta relawan lokal Anak Gunung Lawu AGL, LMDH Ceto, dan SAR.


Puluhan personel gabungan disebar berlapis mulai basecamp hingga pos pemantauan di atas gunung. Langkah ini untuk mengantisipasi kepadatan arus pendaki dan mempercepat penanganan jika terjadi kondisi darurat di jalur.

Suro 2026 bertepatan dengan musim kemarau. Cuaca di puncak Lawu dipastikan bediding atau sangat dingin. PUD Aneka Usaha pun mengeluarkan sejumlah imbauan ketat.

Pendaki diminta membawa pakaian hangat tebal, sleeping bag, serta perbekalan logistik dan air yang cukup. Cuaca ekstrem di puncak bisa mengancam keselamatan jika persiapan kurang.

Baca juga:  Harga Cabai di Solo Masih Bertahan Tinggi

Registrasi resmi Simaksi di basecamp sebelum naik diberlakukan tanpa terkecuali. Petugas juga akan menegakkan aturan jam turun agar tidak ada pendaki nyasar saat malam.

Cuaca kering membuat hutan Lawu rawan kebakaran. Pendaki dilarang keras membuat perapian sembarangan atau api unggun.

Mengingat Lawu kaya nilai sakral, pendaki diimbau menjaga tutur kata dan menghormati tradisi ritual lokal. Sampah juga wajib dibawa turun.

Samidi meminta semua pihak bekerja sama mematuhi instruksi petugas di lapangan. Dengan kesiapan jalur dan aturan yang diperketat, diharapkan momentum Suro di Gunung Lawu berjalan aman, lancar, dan khidmat. (yas/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...