JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Prestasi membanggakan diukir tim Boccia Indonesia yang sukses menyabet gelar juara dunia dalam ajang World Boccia Championship 2026 di Seoul, Korea Selatan. Mengumpulkan tiga medali emas dan satu perak, Indonesia berhasil memuncaki klasemen akhir mengungguli negara-negara kuat seperti Thailand dan Hong Kong.
Tiga medali emas dipersembahkan oleh Handayani (BC1 putri), Muhammad Afrizal Syafa (BC1 putra), serta nomor mixed team BC1/BC2 lewat aksi Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Gischa Zayana. Sementara satu medali perak disumbangkan Felix Ardi Yudha dari nomor BC2 putra. Pencapaian ini menjadi catatan sejarah baru mengingat Indonesia baru pertama kali memenuhi syarat berpartisipasi pada ajang empat tahunan berlevel setara Paralimpiade tersebut.
Pelatih Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, memberikan apresiasi atas konsistensi serta rasa percaya diri anak asuhnya di lapangan. Hasil manis dari Seoul ini sekaligus mendongkrak perolehan poin negara untuk mengamankan tiket menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
“Poin dari kejuaraan ini sangat besar dan setara Paralimpiade. Raihan medali di setiap kelas sebenarnya sudah kita prediksi. Ini modal penting untuk mengamankan posisi kita ke Los Angeles,” ujar Islahuzzaman, Senin (07/09).
Usai mencetak tinta emas di Seoul, skuad Boccia Indonesia kini mengalihkan fokus untuk menghadapi Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, pada 18-24 Oktober mendatang. Jeda waktu satu bulan akan dimaksimalkan para atlet untuk mengevaluasi teknik, mematangkan strategi lemparan, hingga mengasah mentalitas bertanding demi mempertahankan performa terbaik mereka di panggung Asia. (dea/rit)




