JATENGPOS.CO.ID, PATI – Warga Desa Bangsalrejo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan di teras sebuah warung kopi, Senin (26/10) sekitar pukul 23.30 WIB. Bayi yang diperkirakan baru berusia dua jam setelah dilahirkan itu ditemukan dalam kondisi masih hidup, dengan tali pusar dan plasenta masih menempel.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat, Wakimin. Saat ditemukan, bayi tergeletak di atas kursi panjang di teras warung kopi milik Rasdi. Tubuhnya terbungkus jaket berbahan denim berwarna biru, dengan tas kain atau plastik belanja sebagai bantalan kepala.
Wakimin menuturkan, penemuan itu bermula ketika dirinya kesulitan tidur setelah selesai memperbaiki televisi sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah sekitar satu setengah jam berusaha beristirahat, ia kemudian keluar ke samping rumah untuk mencari angin sambil merokok.
Saat itulah, ia mendengar suara tangisan yang awalnya dikira berasal dari kucing. Namun, karena suara tersebut terus terdengar, Wakimin merasa penasaran dan berusaha memastikan sumbernya.
“Terus saya keluar ke samping rumah sambil rokokan mencari angin, mendengar anak kecil seperti kucing. Saya amati terus seperti anak kecil, terus saya tengok ke TKP (tempat kejadian perkara), ternyata ada anak kecil beneran,” ujar Wakimin saat ditemui, Selasa (27/10).
Mengetahui ada bayi yang tergeletak di teras warung, Wakimin segera pulang untuk memanggil anak dan istrinya. Ia meminta anaknya melaporkan penemuan tersebut kepada kepala desa, sedangkan istrinya diminta menyiapkan sarung untuk mengganti pakaian bayi yang basah.
“Anak saya suruh lapor ke kepala desa, istri saya suruh cari sarung untuk mengganti pakaian yang basah,” terangnya.
Kepala Desa Bangsalrejo, Jasman, mengatakan dirinya menerima informasi mengenai penemuan bayi tersebut dari warga. Setelah mengetahui kejadian itu, ia segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan bidan desa untuk memberikan penanganan awal.
“Setelah itu menelepon Bhabin saya dan Ibu Bidan. Setelah itu, Ibu Bidan saya suruh menangani itu, terus saya bawa ke Puskesmas Wedarijaksa,” ujar Jasman.
Bayi perempuan tersebut selanjutnya dibawa ke Puskesmas II Wedarijaksa untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi itu memiliki berat badan 3,2 kilogram dan panjang 50 sentimeter. Kondisinya dilaporkan sehat meskipun tali pusar dan plasenta masih menempel saat ditemukan.
Kapolsek Wedarijaksa, AKP Joko Triyanto, membenarkan penemuan bayi perempuan tersebut. Ia menjelaskan, bayi diduga sengaja diletakkan di atas kursi panjang di teras warung kopi milik Rasdi.
“Ditemukan oleh warga atas nama Wakimin di depan sebuah warung kopi milik Saudara Rasdi. Bayi diletakkan pelaku di atas kursi panjang di teras depan warung,” jelas Joko melalui pesan singkat, Selasa (27/10) pagi.
Menurut Joko, berdasarkan keterangan bidan yang melakukan pemeriksaan, bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan sekitar dua jam sebelum ditemukan. Saat ini, bayi masih mendapatkan perawatan di Puskesmas II Wedarijaksa. (ida/rit)








