Pemeriksaan Pusaka nDalem Prabasuyasa Ditunda


JATENGPOS.CO.ID, SURAKARTA — Rencana pemeriksaan keberadaan dan keadaan Pusaka-Pusaka Kagungandalem di nDalem Prabasuyasa, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, yang sedianya dipimpin oleh KGPH Panembahan Agung Tedjowulan pada Rabu (10/6), resmi ditunda.

Langkah ini diambil demi mengutamakan musyawarah dan menjaga keutuhan Keluarga Besar Keraton menjelang Kirab Pusaka Malam 1 Suro Tahun Be 1960.

Juru Bicara KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, Kangjeng Prof. (HC) Dr. (HC) Candra Malik Pakoenegoro, menyampaikan bahwa penundaan dilakukan karena kegiatan tersebut masih membutuhkan musyawarah yang lebih mendalam, khususnya dengan Putra-Putri Sawarga SISKS Pakoe Boewono (PB) XII yang telah disumpah.

“Pusaka-Pusaka Kagungandalem bersifat sangat sakral. Tidak setiap anggota Keluarga Besar Keraton diizinkan menyaksikan, apalagi orang lain dan pihak luar,” ujar Candra Malik dalam pernyataan persnya, Rabu (10/6).


Baca juga:  Bangkit dari Pandemi, Mortar Merapi dan Ubond Target Kuasai Market Pulau Jawa

Sebelumnya, Gusti Tedjowulan telah berupaya merangkul keluarga besar dengan mengundang musyawarah para Putra-Putri Sawarga SISKS PB XII di Sekretariat Panembahan Agung, Kamandungan, pada Jumat (5/6).

Undangan tersebut ditujukan kepada GKR Alit, KGPH Hadi Prabowo, KGPH Puspo Hadikusumo, GRAy Sapardiah, KGPH Puger, KGPH Dipokusumo, dan GKR Wandansari Koes Murtiyah. Namun, hanya KGPH Puger dan GKR Wandansari Koes Murtiyah yang memenuhi undangan, sementara sebagian besar lainnya menolak melalui surat.

Upaya persuasif kembali dilakukan pada Selasa (9/6) kemarin, namun undangan tersebut tetap mendapat penolakan. Atas dasar mengedepankan rasa kekeluargaan, Gusti Tedjowulan akhirnya memilih menunda pembukaan nDalem Ageng Prabasuyasa demi menciptakan suasana yang tetap kondusif.

Baca juga:  Gus Nabil Ingatkan Pentingnya Jaminan Ketenagakerjaan

Sebagai bagian dari upaya merangkul semua pihak tanpa membedakan kelompok, Gusti Tedjowulan juga berkenan menemui KPA Dani Nur Adiningrat dan KPA Singonagoro di depan Sekretariat Panembahan Agung untuk menunjukkan sikap netral demi kebaikan masa depan keraton.

Menjelang pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro pada Selasa (16/6) mendatang, Gusti Tedjowulan meminta Walikota Surakarta Respati Ardi untuk menggelar Rapat Koordinasi pada 13-14 Juni 2026.

Pemerintah Kota Surakarta diharapkan dapat memfasilitasi pertemuan dengan mengundang seluruh Keluarga Besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat guna menjamin kelancaran dan kekhidmatan prosesi adat tahunan tersebut. (dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...