JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi pendidikan untuk mengobarkan semangat aksi lingkungan dalam rangka Peringatan World Cleanup Day (WCD) 2026.
Melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo Abdul Haris Widodo, gerakan bersih-bersih lingkungan ini digelar serentak demi membangun budaya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Mengusung tema Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah, gerakan WCD 2026 di Kabupaten Sukoharjo memberikan fokus utama pada peran generasi muda.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo Abdul Haris Widodo menjelaskan, pelaksanaan WCD 2026 dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan serentak di seluruh sekolah se-Kabupaten Sukoharjo pada Jumat (18/9).
Sementara tahap kedua dilaksanakan pada Minggu (20/9) yang melibatkan komunitas serta masyarakat di wilayah masing-masing. Seluruh data hasil penimbangan sampah nantinya disetorkan secara digital ke Kementerian Lingkungan Hidup.
“Pemerintah menegaskan bahwa aksi ini tidak sebatas memungut sampah di jalanan, tetapi wajib dilanjutkan dengan pemilahan, penimbangan, pencatatan, hingga pelaporan ke fasilitas pengelolaan yang tepat,” kata Abdul Haris.
Rangkaian kegiatan WCD di Sukoharjo sendiri telah diawali dengan aksi pengumpulan sampah oleh relawan di lingkungan Kantor Pemkab Sukoharjo pada Kamis (17/9). Para relawan memilah limbah plastik dari sumbernya sebelum disalurkan ke tempat pengelolaan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo Agus Suprapto menekankan pentingnya edukasi pemilahan sampah plastik sejak dini. Sebab, sampah plastik yang langsung terbuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tanpa dipilah memerlukan waktu hingga ratusan tahun untuk terurai.
“Melalui momentum WCD 2026, Pemkab Sukoharjo berharap masyarakat semakin bijak dan bertanggung jawab dalam mengelola sampah demi menjaga kelestarian lingkungan,” tandas Agus Suprapto. (dea/rit)




