Pemkab Kudus Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus Pemerintah Kabupaten Kudus mengambil langkah tegas untuk menekan angka ketergantungan anak terhadap gawai (handphone). Menyusul fenomena anak-anak yang langsung mencari ponsel saat bangun tidur, hingga sepulang sekolah. Sikap ini pun menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus.

Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora Kudus, Maulana Majid, mengungkapkan bahwa pembatasan ini diperkuat oleh payung hukum resmi dari pemerintah daerah.

‘’Kemarin sudah ada edaran dari Bupati Kudus Nomor 400.3.3/2896/2026 terkait pembatasan penggunaan gawai atau HP bagi anak-anak se-Kabupaten Kudus,’’ ujar Majid, baru-baru ini.

Melalui surat edaran tersebut, Disdikpora mendorong peran aktif tenaga pendidik di sekolah untuk membangun kesadaran bersama. Para guru diminta gencar melakukan sosialisasi kepada wali murid mengenai batasan usia ideal penggunaan ponsel.

Baca juga:  Direktur RSUD Soewondo Pati Tiba-tiba Mengundurkan Diri

‘’Merujuk pada rekomendasi medis, anak usia 1 hingga 2 tahun idealnya sama sekali tidak bersentuhan dengan gawai (zero HP),’’ jelas Majid.

Selain menggandeng guru, lanjutnya, Disdikpora Kudus juga menggandeng organisasi kemanusiaan dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat, guna memaksimalkan gerakan tersebut. Salah satu program terintegrasi dengan SE tersebut adalah pelatihan khusus pemeriksaan mata yang diikuti 50-an guru di Kota Kretek.

‘’Kami akan menjadwalkan diseminasi bagi 50 guru yang sudah diberi wawasan ini. Tujuannya agar mereka bisa menularkan ilmunya ke sekolah-sekolah lain, utamanya di jenjang Sekolah Dasar (SD),’’ lanjut Maulana.

Tidak hanya fokus pada pola asuh dan disiplin digital, Disdikpora juga menyoroti dampak fisik dari radiasi layar. Dalam waktu dekat, menggunakan anggaran dinas, Disdikpora akan bekerja sama dengan DKK untuk mengadakan sosialisasi masif mengenai edukasi menjaga kesehatan mata anak.

Baca juga:  Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan di Teras Warung Kopi Wedarijaksa, Pati

‘’Melalui sinergi antara sekolah, orang tua, dan instansi kesehatan, kami berharap anak-anak di Kudus dapat tumbuh lebih sehat dan terhindar dari dampak buruk kecanduan digital,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...