PaSKI Jateng Bawa Semangat Baru, dari Komedi dan Budaya untuk Ekonomi Kreatif


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Dunia komedi Jawa Tengah, bakal memasuki babak baru, usai Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Jawa Tengah periode 2026–2030 resmi dikukuhkan di Wisma Perdamaian, Semarang, belum lama ini.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi PaSKI Jateng untuk memperkuat rumah bersama para pelaku seni komedi sekaligus mendorong komedi menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif dan kebudayaan di Jawa Tengah.

Hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus PaSKI Jawa Tengah dan PaSKI Pusat, para seniman komedi, pelaku seni budaya, serta sejumlah pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan industri kreatif.

Ketua PaSKI Pusat, Jarwo Kuat, menegaskan bahwa independensi menjadi fondasi penting dalam perjalanan organisasi. Menurutnya, PaSKI harus tetap menjadi rumah bagi para komedian tanpa kehilangan jati diri karena kepentingan di luar organisasi.

“PaSKI adalah organisasi yang independen. Karena itu, saya berharap PaSKI Jawa Tengah bisa menjaga independensi tersebut. Jangan sampai organisasi kehilangan jati dirinya karena kepentingan-kepentingan di luar organisasi,” kata Jarwo.

Bagi Jarwo, tantangan komedian di era digital tidak lagi sebatas bagaimana menghadirkan tawa di atas panggung. Perkembangan teknologi justru membuka ruang yang jauh lebih luas bagi seniman untuk berkarya, sekaligus menuntut mereka terus beradaptasi.

Baca juga:  Kirab Budaya HUT ke-503 Kabupaten Semarang Digelar Lebih Awal

Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan harkat dan martabat profesi komedian melalui pengembangan kreativitas, peningkatan kualitas karya, dan penguatan solidaritas antarseniman.

“Seniman komedi harus terus berkembang. Jangan hanya berpikir bagaimana membuat orang tertawa, tetapi juga bagaimana meningkatkan kualitas diri dan karya. Kreativitas harus terus dikembangkan karena dunia hiburan berubah sangat cepat,” ujarnya.

Menurut Jarwo, keberadaan PaSKI di daerah juga harus lebih dari sekadar organisasi formal. PaSKI diharapkan menjadi ruang bertemu, belajar, bertukar gagasan, mengasah kemampuan, hingga membuka peluang profesional bagi para pelawak.

“Yang kita bangun adalah rumah bersama. Di dalam rumah itu ada ruang untuk belajar, berkreasi, saling mendukung dan memperjuangkan agar profesi komedian semakin dihargai,” tuturnya.

Semangat serupa disampaikan Gubernur Jawa Tengah melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, AR Hanung Triyono.

Dalam sambutan tersebut, PaSKI Jateng diharapkan mengambil peran lebih besar dalam ekosistem seni dan ekonomi kreatif Jawa Tengah.

Perkembangan media sosial dan berbagai platform digital dinilai telah membuka panggung baru bagi para seniman. Kreativitas tidak lagi hanya hidup di gedung pertunjukan, tetapi dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui dunia digital.

Baca juga:  Asesmen Dugaan Bullying Siswa SD Isriati Ungaran, Sekolah Diminta Perkuat Pengawasan

Ketua PaSKI Jawa Tengah terpilih, Rachmad Solichin atau akrab disapa Memed, membawa visi agar komedi Jawa Tengah tidak berhenti pada urusan menghibur.

“Kami ingin pertunjukan komedi Jawa Tengah tidak hanya sekadar lucu, tapi juga bermutu. Komedian yang berkualitas, bermoral, beretika, dan tidak meninggalkan norma-norma yang menjadi akar budaya bangsa,” tegas Memed.

Ia menambahkan, PaSKI Jateng juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyampaikan sosialisasi berbagai program, khususnya yang berkaitan dengan kemajuan seni budaya dan ekonomi kreatif.

Sejumlah program telah disiapkan untuk menerjemahkan semangat tersebut ke dalam karya nyata.

Salah satunya Lomba Lawak Grup yang ditujukan untuk membuka ruang bagi kelompok-kelompok lawak dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Ajang ini diharapkan dapat menjadi ruang regenerasi sekaligus mempertemukan talenta-talenta komedi dari berbagai daerah.

PaSKI Jateng juga menyiapkan Pagelaran Kethoprak Canda, sebuah konsep pertunjukan yang memadukan kekuatan seni tradisional kethoprak dengan komedi. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...