Hibahkan Ambulans Gratis, Atasi Kendala Evakuasi Medis


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Rumah Sakit Umum (RSU) Kumala Siwi Kudus menyerahkan hibah satu unit armada ambulans kepada Pemerintah Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Langkah sebagai wujud tanggung jawab sosial, untuk mengatasi kendala transportasi medis darurat yang selama ini sering menghambat proses evakuasi pasien di wilayah desa setempat.

Direktur Utama RSU Kumala Siwi Kudus, dr. Dian Norma Damawati, menegaskan bahwa akses layanan kesehatan saat ini sudah semakin banyak. Namun, ketiadaan akomodasi sering kali menjadi dinding pemisah bagi pasien yang membutuhkan penanganan cepat.

‘’Semakin cepat pasien dievakuasi dalam kondisi darurat, semakin tinggi pula peluang keselamatan jiwanya. Oleh karena itu, kami berkomitmen penuh hadir di luar gedung rumah sakit demi membantu masyarakat sekitar wilayah operasional,’’ ujar dr. Dian.

Baca juga:  Panglima TNI: Vaksinasi-Pengetatan PPKM Mikro Bisa Tekan Covid-19

Sambungnya, ambulan untuk Desa Banget ini merupakan armada hibah kedua yang disalurkan oleh RSU Kumala Siwi, setelah sebelumnya program serupa sukses menyasar Desa Mijen.

Pihaknya pun menegaskan, fasilitas ambulan hibah ini sepenuhnya milik warga dan tidak mengikat. Sehingga masyarakat dibebaskan menggunakan armada tersebut untuk menuju fasilitas kesehatan (faskes) mana pun, baik dokter pribadi, Puskesmas, maupun rumah sakit lain di wilayah Kabupaten Kudus dan sekitarnya.

‘’Jadi silahkan dugunakan masyarakat untuk transportasi pelayanan kesehatan di manapun, tidak melulu ke RSU Kumala Siwi,’’ tegasnya.

Kepala Desa Banget, Slamet Widodo, pun mengaku sangat terbantu mengingat keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) selama ini membuat pihak pemdes belum mampu mengadakan armada ambulans secara mandiri.

Baca juga:  Sepi, DPRD Pati Minta Pemkab Perhatikan Alun-alun Kembang Joyo

‘’Beberapa hari lalu bahkan sudah langsung kami gunakan untuk mengantar warga berobat. Respons warga sangat luar biasa,’’ kata Slamet.

Guna memaksimalkan operasional, Pemdes Banget telah menyiagakan tim relawan desa yang siap melayani panggilan darurat selama 24 jam penuh. Slamet memastikan seluruh layanan pengantaran pasien, baik untuk rawat jalan maupun rawat inap (opname) di area Kabupaten Kudus, tidak akan dipungut biaya sama sekali.

‘’Semuanya gratis bebas biaya, tinggal telepon saja karena armada ini murni hibah kemanusiaan. Kami yakin ini akan sangat mempermudah dan membawa manfaat besar bagi seluruh warga Desa Banget dan sekitarnya,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...